Beredar Hoax Sultan HB X Kecam Jokowi Soal Larangan Mudik dan Takbir Keliling

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja Keraton yang juga Gubernur DIY Sri Sultan HB X (baju kotak-kotak) menyatakan Keraton Yogya bersih dari potensi virus corona saat kunjungan Raja Belanda pada Rabu (11/3) lalu. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Raja Keraton yang juga Gubernur DIY Sri Sultan HB X (baju kotak-kotak) menyatakan Keraton Yogya bersih dari potensi virus corona saat kunjungan Raja Belanda pada Rabu (11/3) lalu. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta membantah pesan berantai yang isinya Sri Sultan Hamengku Buwono X (Sultan HB X)mengecam kebijakan larangan mudik dan takbir keliling.

    Dalam pesan berantai itu, Sultan yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta digambarkan seolah mengecam dan meragukan kepemimpinan Presiden Jokowi dengan kebijakan itu.

    "Kami sampaikan bahwa pesan tersebut telah menyalahgunakan foto Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan isi pesan yang juga tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya alias hoaks," kata Kepala Biro Umum, Humas, dan Protokol Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji.

    Pemda DIY pun meminta masyarakat tak mempercayai pesan berantai itu. "Mari lebih bijak untuk memilah informasi yang beredar di sekitar kita. Bersatu meminimalisir hoaks dengan mencari informasi dan berita hanya dari sumber resmi serta aktif mengkonfirmasi informasi yang belum jelas kebenarannya," kata Ditya.

    Pemerintah DIY sendiri hingga saat ini menyatakan mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik sebagai upaya menekan penularan Covid-19.

    Gubernur DIY Sri Sultan HB X juga telah mengeluarkan pernyataan resmi. Ia meminta masyarakat yang tengah merantau di luar Yogyakarta agar mematuhi kebijakan pemerintah untuk tidak mudik mengingat wabah Covid-19 masih sangat fluktuatif. "Kami mohon masyarakat di perantauan mematuhi aturan untuk tidak mudik itu," ujar Sultan Kamis 29 April 2021 lalu.

    Baca juga: Sultan HB X Mohon Perantau Yogyakarta Tak Mudik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.