Satgas Covid-19: Kegiatan Perjalanan Dibolehkan 22 April-5 Mei

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemudik menaiki tangga kapal perintis KM Sabuk Nusantara 92 di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu, 24 April 2021. Sejumlah warga memilih mudik lebih awal karena khawatir akan muncul aturan yang lebih ketat terkait pembatasan mudik saat libur Lebaran. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    Pemudik menaiki tangga kapal perintis KM Sabuk Nusantara 92 di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu, 24 April 2021. Sejumlah warga memilih mudik lebih awal karena khawatir akan muncul aturan yang lebih ketat terkait pembatasan mudik saat libur Lebaran. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan kegiatan perjalanan masih dibolehkan pada 22 April hingga 5 Mei 2021.

    "Semua kegiatan perjalanan masih diperbolehkan dengan pengetatan mobilitas melalui syarat hasil negatif Covid-19 yang berlaku 1x24 jam," kata Wiku dalam konferensi pers, Kamis, 29 April 2021.

    Wiku mengatakan, pada 6-17 Mei 2021 diberlakukan larangan mudik. Kegiatan perjalanan hanya dibolehkan untuk kepentingan pekerjaan, urusan mendesak keluarga maupun nonmudik lainnya dengan kewajiban menyertakan surat negatif Covid-19 dan surat izin bepergian dari pihak berwenang terkait. "Kedua dokumen ini akan diperiksa petugas di lapangan," katanya.

    Terkait kegiatan pariwisata pada periode larangan mudik, Wiku menegaskan bahwa hal tersebut hanya bisa dilakukan di kabupaten atau kota asal domisili atau dalam satu kawasan aglomerasi masing-masing. Sebab, perjalanan lintas batas daerah tidak diperbolehkan.

    "Penyelenggara pariwisata dan aparat penegak hukum harus tegas menerapkan protokol kesehatan, termasuk membatasi jumlah pengunjung," ujar dia.

    Pada 18-24 Mei 2021, Juru bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menuturkan, akan kembali diberlakukan peraturan sesuai periode peniadaan mudik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.