AHY Kirim 5 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Badai Siklon Tropis Seroja di NTT

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kiri) didampingi Ketua DPD Partai Demokrat NTT Jefri Riwu Koreh (kanan) meninjau lokasi longsor di Kota Kupang, NTT, Selasa 27 April 2021. Dalam kunjungan tersebut AHY menyempatkan meninjau kondisi para pengungsi di daerah itu serta sekaligus menyalurkan bantuan sembako sebanyak lima truk untuk korban bencana alam di lima kabupaten di NTT.ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

    Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kiri) didampingi Ketua DPD Partai Demokrat NTT Jefri Riwu Koreh (kanan) meninjau lokasi longsor di Kota Kupang, NTT, Selasa 27 April 2021. Dalam kunjungan tersebut AHY menyempatkan meninjau kondisi para pengungsi di daerah itu serta sekaligus menyalurkan bantuan sembako sebanyak lima truk untuk korban bencana alam di lima kabupaten di NTT.ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengirimkan lima truk bantuan bencana ke berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur.

    Lima truk bantuan bagi korban bencana badai siklon tropis Seroja dikirim ke Kabupaten Malaka, Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Kabupaten Rote Ndao dan Kabupaten Sabu Raijua.

    Selain mengirimkan bantuan, AHY juga mendengarkan keluhan korban di lokasi pengungsian yang meminta direlokasi. "Tetap sabar ya Bu. Kita saling menguatkan. Senang sekali melihat anak-anak masih bisa bermain dan bergembira. Mudah-mudahan kita selalu diberi kekuatan," kata AHY dalam keterangannya, Rabu, 28 April 2021.

    Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore (Jerico) yang mendampingi AHY pun menanggapi permintaan relokasi para pengungsi. "Kita sesegera mungkin mengupayakan relokasi ke tempat yang lebih bagus," ujar Jerico.

    AHY tiba di Kupang, NTT, sejak Selasa pagi, 27 April 2021 dalam rangka safari ramadan. Sebelum ke Kupang, ia sebelumnya mengunjungi Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Aceh.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.