KRI Nanggala-402 Hilang Kontak, Jokowi: Keselamatan Awak Kapal yang Utama

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi membuka gelaran tahunan Google for Indonesia (Google4ID), Rabu, 18 November 2020. Kredit: Youtube/Google Indonesia

    Presiden Jokowi membuka gelaran tahunan Google for Indonesia (Google4ID), Rabu, 18 November 2020. Kredit: Youtube/Google Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta agar pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di Utara Perairan Bali, terus dilakukan. Ia mengatakan keselamatan 53 awak kapal adalah yang utama.

    "Prioritas utama adalah keselamatan 53 awak kapal," kata Jokowi dalam keterangannya, Kamis, 22 April 2021.

    Jokowi mengatakan telah mendapat laporan terkait hilang kontaknya KRI Nanggala, sejak kemarin. Kapal itu diketahui hilang kontak saat tengah berlatih menembakan torpedo, pada Rabu dini hari.

    Pasca laporan itu, Jokowi mengaku langsung memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono, dan Basarnas, untuk mengerahkan segala kekuatan dan upaya seoptimal mungkin melakukan upaya pencarian dan penyelamatan.

    Jokowi pun memahami perasaan keluarga awak kapal saat ini. "Tapi sekali lagi, pemerintah telah, akan, dan terus mengupayakan yang terbaik dalam pencarian seluruh awak yang ada dalam kapal selam tersebut," kata Jokowi.

    Selain itu, Jokowi juga mengajak seluruh masyarakat mendoakan agar upaya pencarian dan penyelamatan dilancarkan. Ia berharap operasi itu diberikan kemudahan untuk menemukan kembali KRI Nanggala-402 dan seluruh awaknya dalam keadaan selamat.

    Baca: KSAL: KRI Nanggala-402 dalam Kondisi Baik Sebelum Dinyatakan Hilang Kontak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H