Cerita Kakak Wali Kota Tanjungbalai soal Kasus Pemerasan Penyidik KPK

Wali Kota Tanjung Balai, Syahrial. ANTARA/Istimewa

TEMPO.CO, Medan - Seorang penyidik kepolisian di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga minta uang hampir Rp 1,5 miliar kepada Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial dengan iming-iming akan menghentikan kasusnya. KPK tengah menelusuri dugaan kasus korupsi yang melibatkan Wali Kota Tanjungbalai Syahrial.

Penyidik komisi antirasuah dengan pengawalan polisi menggeledah sebuah rumah di Jalan Sriwijaya, Tanjungbalai, kemarin. Rumah tersebut disebut-sebut sebagai rumah keluarga Syahrial.

Sumber Tempo di Kota Tanjungbalai, yang menolak identitasnya ditulis, menyebut, rumah yang digeledah KPK diketahui milik keluarga Syahrial. "Dari dalam rumah, penyidik KPK menyita dokumen proyek Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman atau Perkim," kata sumber tersebut, Rabu, 21 April 2021.

Salah seorang abang Syahrial bernama Mahyaruddin Salim mengaku baru mengetahui kedatangan KPK ke Tanjungbalai dan memeriksa adiknya, kemarin siang setelah membuka pesan singkat di handphone nya.

"Saya baca, KPK sedang di Tanjungbalai," ujar Mahyaruddin yang juga anggota DPRD Sumatera Utara dari Partai Golkar tersebut kepada Tempo, Rabu 21 April 2021.

Menurut Mahyaruddin, adiknya memang pernah diperiksa KPK awal Januari 2019. Namun dia tidak mengetahui adiknya diperiksa KPK dalam hal apa.

"Karena dia sudah jadi wali kota dan saya juga sibuk wiraswasta sebelum terpilih anggota dewan, saya tidak pernah bertanya ke Syahrial penyebab dia diperiksa KPK. Namun saya ingat pemeriksaan itu awal Januari 2019."

Syahrial, ujar Mahyaruddin, juga tidak pernah menyampaikan kepada dia tentang masalah yang sedang dihadapi. "Termasuk mengenai penyidik KPK yang diduga minta uang, kami tidak tahu soal itu," ujar Mahyaruddin.

Catatan Redaksi:

Judul berita ini direvisi pada Rabu, 21 April 2021, pukul 18.38 WIB. Revisi dilakukan pada kata Adik, seharusnya Kakak. Redaksi mohon maaf atas kekeliruan ini. Terima kasih.






Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

1 jam lalu

Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

Tokoh Agama Papua meminta Gubernur Lukas Enembe mendatangi KPK untuk memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini.


KPK Kembali Panggil Lukas Enembe Hari Ini

1 jam lalu

KPK Kembali Panggil Lukas Enembe Hari Ini

Hari ini KPK memanggil Gubernur Papua Lukas Enembe untuk dilakukan pemeriksaan dalam kasus gratifikasi senilai Rp 1 miliar.


Hakim Agung Kena OTT KPK, Adanya Mafia Peradilan Tak Lagi Samar-samar?

14 jam lalu

Hakim Agung Kena OTT KPK, Adanya Mafia Peradilan Tak Lagi Samar-samar?

Hakim Agung Dimyati ditetapkan sebagai tersangka bersama 9 orang lainnya dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara KSP Intidana.


Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

15 jam lalu

Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

Tokoh Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua itu meminta masyarakat tidak melakukan provokasi dalam bentuk apa pun dalam kasus Lukas Enembe.


Firli Bahuri Sebut KPK Akan Kejar dan Tangkap Perampok Anggaran Petani

17 jam lalu

Firli Bahuri Sebut KPK Akan Kejar dan Tangkap Perampok Anggaran Petani

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bakal menjerat siapa pun yang melakukan korupsi program kesejahteraan petani jika memiliki kecukupan alat bukti.


4 Kasus Suap Jual-Beli Putusan yang Mengguncang Mahkamah Agung

18 jam lalu

4 Kasus Suap Jual-Beli Putusan yang Mengguncang Mahkamah Agung

Sebelum Sudrajad Dimyati, Mahkamah Agung pernah juga tercoreng oleh kasus-kasus suap lainnya yang ditangani KPK.


Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

20 jam lalu

Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo menjelaskan Dana Otsus Papua yang sebelumnya disinggung oleh Mahfud MD.


MAKI Sebut Lukas Enembe Terlacak Main Judi di 3 Negara Ini

20 jam lalu

MAKI Sebut Lukas Enembe Terlacak Main Judi di 3 Negara Ini

PPATK menemukan dugaan aliran dana jumbo dari Lukas Enembe ke kasino-kasino judi di luar negeri.


MAKI Punya Bukti Lukas Enembe Cukup Sehat untuk Bisa Diperiksa KPK

21 jam lalu

MAKI Punya Bukti Lukas Enembe Cukup Sehat untuk Bisa Diperiksa KPK

Menurut MAKI, perjalanan yang kerap dilakukan Lukas Enembe itu menunjukkan bahwa Lukas seharusnya bisa memenuhi panggilan KPK pada Senin besok.


KPK Diminta Usut Dugaan Suap Rekrutmen Hakim Agung

23 jam lalu

KPK Diminta Usut Dugaan Suap Rekrutmen Hakim Agung

Boyamin mengapresiasi kinerja KPK yang mampu mencetak rekor dengan menetapkan seorang hakim agung sebagai tersangka, yaitu Sudrajad Dimyati.