Walikota Gorontalo Sosialisasikan Permendagri 77 Tahun 2020

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pelaksanaan sosialisasi Permendagri nomor 77 tahun 2020. (Foto : Prokopim)

    Suasana pelaksanaan sosialisasi Permendagri nomor 77 tahun 2020. (Foto : Prokopim)

    INFO NASIONAL - Belum lama ini, Pemerintah Kota Gorontalo melalui badan keuangan Kota menggelar sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 77 tahun 2020. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi Walikota Gorontalo, Marten Taha.

    Dalam sambutannya, Marten mengatakan Permendagri nomor 77 tahun 2020 merupakan gabungan dari Permendagri nomor 55 tahun 2008 tentang tata cara penatausahaan dan penyusunan laporan pertanggungjawaban bendahara serta penyampaiannya dan Permendagri nomor 32 tahun 2011 tentang pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari APBD.

    "Jadi, dengan dicabutnya dua Permendagri tersebut bukan berarti tidak ada ketentuan yang memayungi dan dasar pengelolaan dan penatausahaan dan laporan di bendahara, serta pengelolaan hibah. Melainkan kedua aturan tersebut telah dihimpun dan digabungkan didalam Permendagri nomor 77 tahun 2020," ujar Marten.

    Hal inilah, kata Marten, yang menjadi dasar Badan Keuangan Kota Gorontalo melaksanakan sosialisasi dan diskusi Permendagri nomor 77 tahun 2020 kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Gorontalo. Sosialiasi juga dilakukan kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku pengguna anggaran dan pejabat lainnya yang ditunjuk sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

    Marten berharap, dengan dilaksanakannya sosialisasi dan diskusi ini, serta didukung dengan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dapat meningkatkan pengetahuan dan komitmen pihak terkait untuk melaksanakan penyelenggaraan pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik, inovatif, cepat, efektif, efisien dan akuntabel.

    "Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada para narasumber yang telah berkesempatan hadir dan menyampaikan materi,” katanya.

    Marten berharap, ilmu yang disampaikan dapat memberikan pencerahan atas masalah-masalah yang ditemukan saat pelaksanaan pengelolaan keuangan. Dirinya juga berterimakasih kepada para peserta yang yang sudah bersama-sama memperhatikan protokol kesehatan.  “Semoga pandemi ini segera berakhir dan kita semuaselalu dalam keadaan sehat walafiat, Amiin," ujarnya.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.