Jelang Lebaran, Kemenkes Minta Daerah Prioritaskan Vaksinasi Lansia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat mengikuti rapat dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 8 April 2021. Rapat tersebut membahas strategi vaksinasi Covid-19 dalam mencapai herd immunity di Indonesia, penjelasan terkait ketersediaan vaksin Covid-19 untuk vaksinasi program Pemerintah, penjelasan terkait kesiapan penyediaan vaksin Covid-19 untuk vaksinasi gotong royong beserta regulasinya. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat mengikuti rapat dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 8 April 2021. Rapat tersebut membahas strategi vaksinasi Covid-19 dalam mencapai herd immunity di Indonesia, penjelasan terkait ketersediaan vaksin Covid-19 untuk vaksinasi program Pemerintah, penjelasan terkait kesiapan penyediaan vaksin Covid-19 untuk vaksinasi gotong royong beserta regulasinya. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta seluruh kepala daerah untuk memprioritaskan lansia untuk mendapat vaksinasi di daerah mereka masing-masing. Hal ini, kata dia, perlu dilakukan menjelang lebaran Ramadan 2021 pada pertengahan Mei 2021 mendatang.

    "Pada saat Ramadan nanti, banyak keluarga yang mau ketemu orang tuanya sangat tinggi. Jadi tolong dipastikan dalam sebulan ini, prioritas vaksinasi diberikan pada lansia," kata Budi dalam konferensi pers, Ahad, 18 April 2021.

    Meski vaksin tak menjamin seseorang tak terpapar Covid-19, namun pemerintah menegaskan penggunaan vaksin dapat mengurangi resiko gejala berat yang ditimbulkan akibat virus tersebut. Budi pun atas dasar itu, pemberian vaksin bagi lansia menjadi sangat penting saat ini.

    "Nanti ketika dikunjungi oleh keluarganya, mereka imunitasnya lebih baik," kata Budi.

    Dalam kesempatan yang sama, Budi Gunadi juga meminta para kepala daerah agar tetap melaksanakan program vaksinasi di tengah bulan Ramadan. Ia menegaskan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memberi kepastian bahwa vaksinasi tak membatalkan ibadah puasa yang dijalankan masyarakat. "MUI sudah bilang selama bulan puasa vaksinasi tak membatalkan puasa, jadi terus dijalnakan," kata dia.

    Baca: Ada Embargo Vaksin Covid-19, Kemenkes Fokus Vaksinasi untuk Lansia dan Guru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.