Stafsus Jokowi Angkat Bicara Soal Isu Reshuffle Kabinet

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kiri) memperkenalkan tujuh staf khusus yang baru dari kalangan milenial di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis, 21 November 2019. Ketujuh stafsus milenial tersebut mendapat tugas untuk memberi gagasan serta mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

    Presiden Jokowi (kiri) memperkenalkan tujuh staf khusus yang baru dari kalangan milenial di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis, 21 November 2019. Ketujuh stafsus milenial tersebut mendapat tugas untuk memberi gagasan serta mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Staf Khusus Presiden Jokowi, Angkie Yudistia, angkat bicara soal reshuffle kabinet. Ia menyatakan pergantian menteri di kabinet merupakan hak prerogatif kepala negara.

    Ia juga mendukung penuh keputusan Jokowi ihwal pemilihan menteri di Kabinet Indonesia Maju. “Apapun langkah dari awal sampai akhir Bapak Presiden yang bicara. Kami mendukung sepenuhnya hak prerogatif Pak Presiden,” ujar Angkie mengutip Antara, Sabtu, 17 April 2021.

    Angkie menegaskan tidak bisa mencampuri reshuffle kabinet jika ada perubahan menteri di Kabinet Indonesia Maju. “Apapun isu yang beredar sepenuhnya adalah hak prerogatif presiden. Kami tidak bisa mencampuri perihal seperti itu,” ujar Staf Khusus Presiden bidang Sosial itu.

    Wacana perombakan kabinet naik ke permukaan saat parlemen menyetujui pembentukan Kementerian Investasi dan melebur fungsi Kemendikbud dan Kemenristek.

    Pembentukan dan peleburan dua kementerian itu sesuai dengan hasil keputusan Badan Musyawarah (Bamus) DPR yang membahas surat dari Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian.

    Kementerian Investasi merupakan lembaga baru di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Di sektor yang sama, pemerintah sudah memiliki Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang dipimpin Bahlil Lahadalia dan juga Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi yang dipimpin Luhut Binsar Panjaitan.

    Baca juga: Isu Inisial M Bakal Kena Reshuffle, Johnny G. Plate: Jangan Berspekulasi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H