Kejagung Periksa Petinggi PT Syailendra Capital di Kasus BPJS Ketenagakerjaan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konferensi pers kasus dugaan korupsi PT Asabri oleh Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Djoko Purwanto, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, dan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak pada Rabu, 30 Desember 2020. Tempo/Andita Rahma

    Konferensi pers kasus dugaan korupsi PT Asabri oleh Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Djoko Purwanto, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, dan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak pada Rabu, 30 Desember 2020. Tempo/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung memeriksa lima orang petinggi PT Syailendra Capital di kasus dugaan korupsi PT Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan

    Kepala Pusat Penerangan Hukum Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyebutkan lima orang itu adalah Direktur Marketing Harnugama, Head of Equity Mulia Santoso, Direktur Investasi Ahmad Solihin, Heaf of Institusional Saida Jusuf Bramani, dan Direktur Utama Fajar R. Hidayat. 

    "Seluruhnya diperiksa sebagai saksi," ujar Leonard melalui keterangan tertulis pada Rabu, 14 April 2021. 

    Leonard mengatakan pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi pada BPJS Ketenagakerjaan.

    Lebih lanjut, Leonard menuturkan bahwa keterangan seluruh saksi akan menjadi petunjuk penyidik untuk menetapkan tersangka. Kejaksaan Agung pun telah menyatakan ada kerugian negara senilai Rp 20 triliun di BPJS Ketenagakerjaan yang saat ini tengah dalam proses penyidikan.

    Baca juga: Buruh Minta Kejagung Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H