Sekjen Gerindra Temui Rais Am PBNU, Pertegas Sikap Antiradikalisme dan Terorisme

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan melintas di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 29 Maret 2021. Sejumlah ruas jalan di sekitar gereja mulai dibuka setelah sebelumnya ditutup pascaledakan bom bunuh diri. ANTARA/Arnas Padda

    Sejumlah kendaraan melintas di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 29 Maret 2021. Sejumlah ruas jalan di sekitar gereja mulai dibuka setelah sebelumnya ditutup pascaledakan bom bunuh diri. ANTARA/Arnas Padda

    Jakarta-Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani berkunjung ke kediaman Rais Am PBNU Miftahul Akhyar di bilangan Rawamangun, Jakarta Timur.

    Kunjungan itu disebut dalam rangka mempererat tali silaturahmi di bulan Ramadan.

    "Di bulan suci Ramadan ini saya bersama jajaran Partai Gerindra melakukan silaturahim dengan Kiai Haji Miftahul Akhyar, Rais Am PBNU yang juga Ketua MUI. Saya ucapkan terima kasih atas kesediaan waktunya Pak Kiai," kata Muzani dalam keterangan tertulis, Selasa, 13 April 2021.

    Muzani mengatakan, silaturahmi adalah hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kondusivitas nasional di bulan suci Ramadan ini. Dalam kunjungan ini, dia didampingi dua politikus Gerindra, yakni Wakil Ketua Komisi Agama Dewan Perwakilan Rakyat Moekhlas Sidik dan anggota Komisi Pemerintahan DPR Prasetyo Hadi.

    Muzani juga berbicara ihwal pentingnya toleransi antarumat beragama. Ia beralasan, bangsa Indonesia memiliki keragaman agama dan kepercayaan yang sangat variatif.

    "Hal yang paling mahal dalam berbangsa dan bernegara adalah persatuan. Toleransi tidak dianggap sebagai barang mahal jika kita ke masjid tenang dan ke gereja tenang. Jadi itu yang harus dijaga," ujarnya.

    Menurut Muzani, persatuan dan kesatuan adalah kunci utama menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Tujuannya, ujar Muzani, agar ancaman paham radikal dan terorisme tak dapat memecah-belah persatuan yang telah dipupuk matang oleh para penerus bangsa.

    Muzani lantas mengajak PBNU serta ormas-ormas Islam di Indonesia lainnya untuk bersama-sama melawan aksi-aksi radikal. Ia mengatakan kebersamaan yang kuat menjadi bekal utama umat Islam dan Indonesia untuk menentang aksi terorisme.

    "Kami juga mengajak PBNU serta ormas Islam lainnya untuk bersama-sama mempertegas sikap antiterorisme dan antiradikalisme sehingga bangsa Indonesia dapat terjaga persatuan dan kesatuannya," kata Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini.

    Selain itu, pertemuan tersebut turut membahas vaksinasi bagi calon jemaah haji Indonesia. Menurut Muzani, pemerintah harus memastikan vaksinasi terhadap calon jemaah haji yang akan berangkat, seperti ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

    Gerindra juga hendak mengajak PBNU bersinergi dalam penanggulangan bencana alam yang melanda Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Malang, Jawa Timur. Sebagai partai politik, kata dia, Gerindra berkomitmen memberikan bantuan kepada korban-korban bencana alam.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI
    Baca juga : Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Densus 88 Sergap 6 Terduga Teroris di Makassar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H