Kasad Andika Perkasa: Tak Ada Pungutan Biaya dalam Rekrutmen Prajurit TNI AD

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berbincang dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat berkunjung ke Mabes TNI AD, di Jakarta, Selasa, 2 Februari 2021. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berbincang dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat berkunjung ke Mabes TNI AD, di Jakarta, Selasa, 2 Februari 2021. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memastikan tidak ada pungutan biaya apapun dalam penerimaan calon prajurit TNI AD. "Untuk bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian saya tegaskan untuk menjadi anggota TNI AD tidak memerlukan biaya apapun atau gratis,”tegas Kasad Jenderal TNI Andika melalui keterangannya, Sabtu 10 April 2021.

    Andika mengatakan, kelulusan adalah diri mereka sendiri karena TNI AD akan menegakkan norma yang telah ditentukan pada penerimaan calon prajurit TNI AD.

    Ia memberikan nomor handphone dari tiga pejabat Mabesad yang terkait dengan penerimaan calon prajurit TNI AD dan satu nomor telepon hotline sebagai nomor aduan jika ada oknum yang menawarkan bantuan dengan cara meminta imbalan.

    Sementara itu, Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan para peserta seleksi sudah melewati tingkat sub Panitia Daerah Kodam XVII/Cenderawasih Korem 172/PWY. "Dan saat ini sedang mengikuti seleksi tingkat sub panitia pusat Kodam XVII/Cenderawasih di Rindam XVII/Cenderawasih," ungkap Brigjen Izak.

    Danrem 172/PWY Brigjen Izak mengingatkan, para orang tua calon siswa tamtama tidak usah khawatir apabila anaknya telah mempersiapkan diri dengan baik. "Panitia akan melaksanakan tugasnya secara profesional dengan berpedoman pada norma yang telah ditentukan," ujar Danrem.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.