JK dan Wamenkes Luncurkan Program Masjid sebagai Sentra Vaksinasi Covid-19

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 kepada seorang pemuka agama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021. Ribuan pemuka dari berbagai agama di Jakarta mengikuti vaksinasi COVId-19 massal yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan. Vaksinasi ini akan berlangsung selama dua hari. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 kepada seorang pemuka agama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021. Ribuan pemuka dari berbagai agama di Jakarta mengikuti vaksinasi COVId-19 massal yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan. Vaksinasi ini akan berlangsung selama dua hari. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan dan Dewan Masjid Indonesia meresmikan program masjid sebagai sentra vaksinasi Covid-19. Program vaksin massal ini dilaksanakan di Masjid Jami Assa'adah, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, dan diikuti 500 peserta yang rata-rata terdiri dari lanjut usia.

    "Program vaksinasi Covid-19 ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, karena kalau cuman pemerintah yang kerjakan ini tidak akan mencapai target. Harus melibatkan masyarakat, lebih cepat lebih baik," kata Ketua DMI Jusuf Kalla atau JK dalam keterangannya, Jumat, 9 April 2021.

    JK mengatakan DMI akan menyiapkan masjid yang dibutuhkan untuk pelaksanaan program vaksinasi Covid-19. Menurut dia, ada beberapa kriteria masjid yang bisa dijadikan sentra vaksi. Antara lain masjid yang memiliki halaman dan bangunan luas, serta memiliki sarana penunjang lainnya.

    Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono menyampaikan vaksinasi tidak bisa dimaknai hanya sebagai program, tapi juga sebuah gerakan. "Maka semua elemen masyarakat dapat terlibat untuk mensukseskan vaksinasi yang tidak eklusif hanya menjadi tanggung jawab kementerian kesehatan” ujar Dante.

    Menurut Dante, tidak hanya masjid yang dapat menjadi sentra vaksinasi Covid-19. Tetapi juga sekolah dan institusi lainnya.

    Baca juga: Jusuf Kalla Ingatkan Masalah Distribusi Vaksin Covid-19 di Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.