BNPB: Ribuan Personel dari TNI dan Polri Diturunkan Membantu Korban Banjir NTT

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala BNPB Doni Monardo saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 22 September 2020. Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengumumkan dirinya positif tertular virus corona menyusul aktivitas padat dalam sepekan terakhir memimpin penanggulangan bencana gempa bumi Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kepala BNPB Doni Monardo saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 22 September 2020. Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengumumkan dirinya positif tertular virus corona menyusul aktivitas padat dalam sepekan terakhir memimpin penanggulangan bencana gempa bumi Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB Doni Monardo mengatakan ribuan personel bantuan dari jajaran TNI dan Polri telah tergelar di sejumlah daerah NTT dan NTB.

    Markas Besar Kepolisian atau Polri mengerahkan 4.003 orang personel, dan mabes Tentara Nasional Indonesia 3.569 orang personel. "Bantuan tenaga medis, dokter, obat-obatan, SAR dog atau K9, logistik dapur lapangan yang hampir tergelar di seluruh kabupaten kota terdampak, bersama Tagana dari Kementerian Sosial," ujar Doni dalam konferensi pers virtual, Kamis, 8 April 2021.

    Adapun soal korban dalam bencana di NTT dan NTB, ia menyebut korban meninggal sebanyak 163 orang dan 45 orang hilang," kata Doni Monardo 

    Adapun rinciannya, untuk korban dari Flores Timur terutama di Pulau Adonara yang telah ditemukan dalam kondisi meninggal sebanyak 71 orang dan 5 masih hilang, Lembata 43 orang meninggal dan 25 hilang, Alor 27 meninggal 14 hilang, Malaka enam meninggal, Kota Kupang enam meninggal, Kabupaten Kupang meninggal satu hilang, Sika satu meninggal, Sabu Raijua dua meninggal, Rote Ndao dua meninggal, Ende satu meninggal, Ngada satu meninggal.

    "Adapun provinsi NTB 2 meninggal," ujarnya.

    HENDARTYO HANGGI

    Baca: Cerita Warga Sulitnya Evakuasi Korban Banjir Bandang dan Longsor di NTT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.