Bakal Dikelola BUMN, TMII Diharapkan Bisa Beri Kontribusi Keuangan Negara

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil mintas menuju pintu masuk di samping plang bertuliskan 'Taman Mini Indonesia Indah dalam Penguasaan Kemensetneg' di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis, 8 April 2021. Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Mobil mintas menuju pintu masuk di samping plang bertuliskan 'Taman Mini Indonesia Indah dalam Penguasaan Kemensetneg' di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis, 8 April 2021. Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Pratikno, mengatakan Kementerian Sekretariat Negara tidak akan selamanya menjadi pengelola dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Ia mengatakan pihaknya akan segera mengurus mekanisme untuk menemukan pengganti Yayasan Harapan Kita sebagai pengelola.

    "Arahnya ini akan meminta tolong salah satu BUMN pariwisata untuk mengelola TMII ini. Jadi dikelola oleh orang-orang yang profesional, lembaga yang profesional, dan harapannya akan jauh lebih baik dan memberikan kontribusi kepada keuangan negara," kata Pratikno dalam keterangannya Kamis, 8 April 2021.

    Pratikno mengatakan pengambilalihan TMII oleh Kemensetneg bersifat sementara. Hal ini sesuai dengan amanat Peraturan Presiden yang mengaturnya. Saat ini, tim transisi telah dibentuk untuk proses pengambilalihan dari Yayasan Harapan Kita ke Kemensetneg.

    Dari sana, Pratikno mengatakan pihaknya akan mencari pengelola yang dianggap paling siap mengelola TMII. "Jadi ini nanti Kemensetneg merumuskan kriteria siapa yang akan secara tepat profesional memperbaiki Taman Mini," kata Pratikno.

    ADVERTISEMENT

    Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden No.19/2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) per 31 Maret 2021.

    Dengan kebijakan itu ditetapkan pengelolaan TMII diambil alih Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dari Yayasan Harapan Kita. Yayasan yang didirikan oleh istri Presiden ke-2 RI Soeharto, Tien Soeharto, itu diberi waktu tiga bulan untuk mengembalikan pengelolaan TMII.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.