Walhi NTT Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional

Sejumlah warga bergotong royong memindahkan bantuan logistik dari pemerintah dan sejumlah lembaga untuk korban banjir bandang di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 7 April 2021. Kiriman bantuan sempat tersendat akibat cuaca buruk dan kesulitan menuju lokasi bencana. ANTARA/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Nusa Tenggara Timur (NTT) mendesak pemerintah menetapkan status darurat bencana nasional atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang 16 kabupaten/kota di NTT.

"respon tanggap darurat belum cukup untuk menangani bencana yang terjadi di NTT. Padahal jika melihat kondisi di lapangan, persyaratan penetapan status darurat bencana nasional sudah masuk," ujar Dominikus Karangora, Koordinator Desk Kebencanaan WALHI NTT, Kamis, 8 April 2021.

Dom menyayangkan pernyataan Kepala BNPB Doni Monardo yang menyatakan bahwa bencana yang terjadi di NTT statusnya belum bisa ditetapkan sebagai bencana nasional karena aktivitas pemerintahan di daerah belum lumpuh.

"Pernyataan ini menguburkan fakta bahwa pemerintah daerah sebenarnya gagap dalam hal penanggulangan bencana," tuturnya.

Menurut Dom, koordinasi antar lembaga dari tingkat kabupaten/kota maupun di provinsi buruk dan lamban.

"Sampai saat ini, baru ada tiga kabupaten yang sudah menetapkan status darurat bencana dari 16 kabupaten/kota terdampak yaitu Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Lembata dan Malaka. Sementara pemerintah provinsi sendiri seperti masih acuh dalam mengambil sikap pada proses penanggulangan bencana ini saat ini," tuturnya.

Jika pemerintah kabupaten dan provinsi gagap, kata dia, maka pemerintah pusat wajib bertanggungjawab sebab sumber daya pemerintah pusat sangat mempuni untuk proses penanggulangan bencana dan rekonstruksi pasca bencana.

"Kami berharap bahwa jumlah korban tidak menjadi alasan dalam penetapan bencana nasional bahwa angka jumlah korban harus tinggi. Dalam konteks bencana yang terjadi di NTT, indikator ini sangat tidak relevan," ujar Dom.

Baca juga: Doni Monardo Nilai Banjir Bandang di NTT Belum Jadi Bencana Nasional






Bencana Longsor di Himalaya, 10 Pendaki Tewas

42 menit lalu

Bencana Longsor di Himalaya, 10 Pendaki Tewas

Sepuluh pendaki tewas tertimbun longsoran salju di Pegunungan Himalaya, India, dan belasan lainnya masih dicari.


Hari Ini di 2010, Banjir Bandang di Wasior yang Tewaskan 158 Orang dan 145 Lainnya Hilang

7 jam lalu

Hari Ini di 2010, Banjir Bandang di Wasior yang Tewaskan 158 Orang dan 145 Lainnya Hilang

Selain korban jiwa, peristiwa banjir bandang menyebabkan banyak infrastruktur di Wasior hancur termasuk lapangan udara di Wasior,


4 Pendaki Tewas dan Beberapa Hilang Terkena Longsor di Himalaya

8 jam lalu

4 Pendaki Tewas dan Beberapa Hilang Terkena Longsor di Himalaya

Sedikitnya empat tewas dan beberapa lainnya masih hilang di Himalaya, yang masuk wilayah India, setelah sekelompok 41 pendaki terkena longsoran salju


Bencana Iklim Ancam Belasan Ribu Desa Pesisir dan Sejutaan Nelayan

9 jam lalu

Bencana Iklim Ancam Belasan Ribu Desa Pesisir dan Sejutaan Nelayan

Malangnya korban bencana iklim dan sulit terwujudnya keadilan iklim di Indonesia.


Fortuner Kecelakaan Tragis di Kupang, Begini Awalnya

2 hari lalu

Fortuner Kecelakaan Tragis di Kupang, Begini Awalnya

SUV Toyota Fortuner hitam itu hilang kendali kira-kira 100 meter setelah melewati Hotel Debitos, Jalan Frans Seda, Kota Kupang, yang sedikit menurun.


BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

3 hari lalu

BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

Hingga Agustus 2022, BPBD Kabupaten Bogor mencatat 524 bencana di wilayahnya.


Pembangunan Bendungan Manikin Rp 1,9 Triliun Ditargetkan Rampung Awal 2024

3 hari lalu

Pembangunan Bendungan Manikin Rp 1,9 Triliun Ditargetkan Rampung Awal 2024

Pembangunan Bendungan Manikin di Desa Kuaklalo, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT ditargetkan rampung pada awal tahun 2024.


Menteri PUPR Targetkan Bendungan Manikin NTT Rampung di Awal 2024

4 hari lalu

Menteri PUPR Targetkan Bendungan Manikin NTT Rampung di Awal 2024

Menteri PUPR mengatakan pembangunan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur ditargetkan selesai pada awal 2024.


Tersangka Korupsi Dana Penanganan Covid-19 di Flores Timur Jadi Buronan

4 hari lalu

Tersangka Korupsi Dana Penanganan Covid-19 di Flores Timur Jadi Buronan

Kasus dugaan korupsi dana penanganan Covid-19 ini menyeret tiga tersangka. Dua tersangka telah ditahan.


Aktivis Nilai Putusan MK soal UU Minerba Perkokoh Kepentingan Oligarki Tambang

5 hari lalu

Aktivis Nilai Putusan MK soal UU Minerba Perkokoh Kepentingan Oligarki Tambang

Tim Advokasi UU Minerba menilai, hakim MK hanya menjadi corong pemerintah dan mengabaikan hak konstitusi rakyat.