Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

BPBD Gunung Kidul Catat Ada 20 Alat Peringatan Dini Longsor yang Rusak

Reporter

image-gnews
Tim SAR gabungan mencari korban yang tertimbun material  longsor dengan bantuan alat berat di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, 17 Januari 2021.  TEMPO/Prima Mulia
Tim SAR gabungan mencari korban yang tertimbun material longsor dengan bantuan alat berat di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, 17 Januari 2021. TEMPO/Prima Mulia
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyatakan ada 20 alat atau sistem peringatan dini yang dipasang di titik potensi longsor rusak dan tidak ada pemeliharaan. Hal itu terjadi karena tidak ada anggaran pemeliharaan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul Edy Basuki mengatakan total ada 30 unit sistem peringatan dini yang dipasang di lokasi-lokasi potensi longsor dan alat peringatan dini tsunami.

"Dari 30 EWS (early warning system) longsor yang dipasang, sekarang tinggal 10 EWS longsor yang masih berfungsi dan aktif. Kemudian dari tujuh EWS tsunami, hanya satu yang masih aktif," ujar Edy.

Ia mengatakan pengelolaan dan pengawasan sudah diserahkan ke pemerintah desa. Namun desa tidak melakukan perbaikan dan pemeliharaan karena keterbatasan anggaran desa untuk mengalokasikan. 

Sementara alat peringatan dini tsunami masih menjadi kewenangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "BPBD Gunung Kidul tidak menganggarkan pemeliharaan dan perbaikan EWS karena sudah diserahkan ke desa," katanya.

Untuk itu, BPBD baru bisa melaporkan kerusakan sistem peringatan dini ke pemerintah pusat dan provinsi. Harapannya, ada bantuan dana yang bisa diberikan untuk perbaikan. "Sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya," tutur Edy.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sebagai alternatif, BPBD Gunung Kidul memilih meningkatkan kapasitas mitigasi bencana longsor atau tsunami, baik di masyarakat ataupun infrastruktur pendukung, khususnya di kawasan pantai.

BPBD juga melakukan penguatan fisik dilakukan dengan memperkuat jaringan internet serta menambah fasilitas pengeras suara. Hal itu terutama dilakukan di kawasan Pantai Kukup, Baron, dan Krakal.

Menurut dia, pengeras suara sangat berguna untuk memberikan peringatan dini bagi warga. Sedangkan jaringan internet akan mempermudah warga mendapatkan info terkini mengenai potensi kebencanaan. "Kami bekerja sama dengan Dinas Pariwisata hingga SAR untuk penguatan tersebut," ujar Edy ihwal 20 unit alat peringatan dini longsor yang rusak.

Baca juga: Walhi NTT Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Siaga Darurat Bencana Kekeringan Ditetapkan, Kabupaten Kupang NTT: dari 1-30 Agustus

8 jam lalu

Dua bocah membawa jeriken kosong untuk mengisi air saat pembagian air bersih oleh pihak kepolisian di Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT, Sabtu, 19 September 2020. Satlantas Polres Kupang Kota membagikan 37 ribu liter air bersih kepada warga yang mengalami kekeringan sebagai bentuk kepedulian. ANTARA/Kornelis Kaha
Siaga Darurat Bencana Kekeringan Ditetapkan, Kabupaten Kupang NTT: dari 1-30 Agustus

Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur telah menetapkan status siaga darurat bencana alam kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.


Basarnas Gelar Simulasi Penanganan Erupsi Gunung Merapi di Magelang

1 hari lalu

Luncuran awan panas Gunung Merapi terlihat dari Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu 11 Maret 2023. BPPTKG menghimbau kepada masyarakat untuk mengungsi apabila cakupan wilayah awan panas guguran lebih dari 7 kilometer dari puncak. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Basarnas Gelar Simulasi Penanganan Erupsi Gunung Merapi di Magelang

Fokus kegiatan ini untuk antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya saat erupsi Gunung Merapi.


Gempa Kuansing, Berikut Profil Kabupaten Kuantan Singingi Riau

2 hari lalu

Lokasi gempa Kuantan Singingi. Twitter
Gempa Kuansing, Berikut Profil Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Gempa berkekuatan magnitudo 4.3 mengguncang wilayah Kuantan Singingi atau Kuansing, Riau pada Jumat sore 4 Agustus 2023. Ini profil daerahnya.


Tak Hanya Basarnas, Ini Lembaga Nonkementerian yang Dipimpin Militer

3 hari lalu

Kantor Basarnas. Google
Tak Hanya Basarnas, Ini Lembaga Nonkementerian yang Dipimpin Militer

Selain Basarnas, beberapa lembaga nonkementerian dipimpin oleh militer. Siapa saja lembaga tersebut?


Proyek Pembangkit Panas Bumi di Bengkulu Rawan Longsor, Ini yang Dilakukan Pertamina Geothermal Energy

3 hari lalu

Aktivitas pekerja di Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang, Bandung, 18 Oktober 2017. TEMPO/Amston Probel
Proyek Pembangkit Panas Bumi di Bengkulu Rawan Longsor, Ini yang Dilakukan Pertamina Geothermal Energy

Pertamina Geothermal Energy melakukan berbagai upaya di proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi di Hululain, Bengkulu, yang berpotensi terjadi longsor.


Info Gempa Terkini: Magnitudo 5,5 di Laut Jawa, Bangkalan, Terasa hingga Bali

3 hari lalu

Gempa magnitudo 5,5 mengguncang timur laut Bangkalan, Jawa Timur, Jumat, 4 Agustus 2023. (BMKG)
Info Gempa Terkini: Magnitudo 5,5 di Laut Jawa, Bangkalan, Terasa hingga Bali

Warga mengaku merasakan gempa dan merespons akun media sosial BMKG.


BMKG: Ada Gejala Peningkatan Kegempaan di Sesar Opak Yogyakarta

4 hari lalu

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati. (BMKG)
BMKG: Ada Gejala Peningkatan Kegempaan di Sesar Opak Yogyakarta

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut potensi itu tidak hanya gempa.


Bertambah, Tujuh Desa di Cilacap Terdampak Kekeringan

4 hari lalu

Petugas BPBD Kabupaten Cilacap menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Dusun Semayang, Desa Bulupayung, Kecamatan Patimuan, Cilacap, Rabu, 2 Agustus 2023. (ANTARA/HO-BPBD Cilacap)
Bertambah, Tujuh Desa di Cilacap Terdampak Kekeringan

BPBD Kabupaten Cilacap hingga Rabu telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 31 tangki untuk membantu warga terdampak kekeringan.


Bencana Kekeringan di Puncak Bogor, 10 Ribu Liter Air Bersih Dipasok BPBD

4 hari lalu

Pengendara motor melintas di atas Jembatan Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 22 Juli 2023. Debit air sungai Ciliwung di Bendung Katulampa mengalami penyusutan dengan tinggi muka air (TMA) hanya nol centimeter karena kawasan hulu atau puncak, Kabupaten Bogor, tidak mengalami hujan deras sejak bulan Juni. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Bencana Kekeringan di Puncak Bogor, 10 Ribu Liter Air Bersih Dipasok BPBD

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengirimkan 10 ribu liter air bersih untuk menangani kekeringan di Puncak.


BNPB Gelar ARDEX 2023, Simulasi Penanganan Bencana Tingkat Asia Tenggara

5 hari lalu

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan AHA Centre, menggelar Asean Regional Disaster Emergency Response Simulation Exercise (ARDEX-2023) di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa, 1 Agustus 2023. (BNPB)
BNPB Gelar ARDEX 2023, Simulasi Penanganan Bencana Tingkat Asia Tenggara

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan ARDEX kali ini diikuti oleh peserta dari negara yang berada di wilayah Asia Tenggara.