Pakar Kebijakan Sebut Kemenristek Mestinya Tak Dilebur ke Kemdikbud

Eko Prasojo.TEMPO/Ifa Nahdi

TEMPO.CO, Jakarta - Pakar kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Eko Prasojo, mengatakan keberadaan Kementerian Riset dan Teknologi atau kemenristek masih diperlukan untuk memperkuat kebijakan riset dan inovasi. Dia berpendapat kementerian ini tak semestinya dihilangkan dan dilebur dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Menurut saya Kemenristek tetap dipertahankan karena filosofi pendidikan berbeda dengan penelitian," kata Eko kepada Tempo, Rabu, 7 April 2021.

Hal ini disampaikan Eko menanggapi kabar adanya rencana pemerintah memisahkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dari Kementerian Riset dan Teknologi. Dua sumber Tempo yang mengetahui rencana ini mengatakan penempatan BRIN sebagai lembaga otonom akan membuat Kemristek terhapus dari struktur kabinet.

Selanjutnya, fungsi Kemenristek akan dilebur ke dalam Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud. Presiden Jokowi dikabarkan telah mengirim surat meminta pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat pada 30 Maret lalu.

Menurut Eko Prasojo, Kemenristek dan BRIN memang semestinya menjadi dua lembaga berbeda. Ia mengatakan gagasan Kemristek adalah demi memperkuat kebijakan riset dan inovasi atau hilirisasi hasil riset. Sedangkan BRIN, kata dia, adalah lembaga implementasi kebijakan riset dan inovasi.

Mantan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ini mengatakan beban Kemdikbud akan semakin berat jika Kemristek dilebur ke dalamnya. Sebab, Kemdikbud akan menangani pendidikan dasar, menengah dan tinggi, sekaligus urusan kebudayaan.

"Menurut saya Kemristek tentu masih dibutuhkan dalam rangka memperkuat kebijakan riset untuk inovasi. Mungkin organisasi lebih simpel karena hanya berkaitan dengan kebijakan," ucap Eko.

Guru Besar Administrasi Publik UI ini melanjutkan, di era dengan volatility (volatilitas), uncertainty (ketidakpastian), complexity (kompleksitas), dan ambiguity (ambiguitas) atau VUCA, riset akan menjadi tulang punggung berbagai inovasi dan kebijakan publik yang baik mengantisipasi bergabai perubahan yang cepat.

"Adapun BRIN adalah badan pelaksana riset dan inovasi, bukan pembuat kebijakan sebagaimna menjadi fungsi Kemristek," katanya.

Di banyak negara, kata Eko Prasojo, pemisahan antara pembuatan kebijakan (policy making) dan implementasi kebijakan (policy implementing) ini menjadi model kelembagaan efektivitas pencapaian kinerja pembangunan tertentu. Namun dia mewanti-wanti perlunya jaminan bahwa struktur organisasi dan kementerian dan badan harus flat dan lincah, serta diisi lebih banyak pejabat fungsional dengan kompetensi. "Bukan pejabat struktural seperti selama ini menjadi gemuknya organisasi kementerian dan lembaga," ujar dia.

BUDIARTI UTAMI PUTRI | KORAN TEMPO

Baca: Jokowi Dikabarkan Siapkan BRIN Jadi Lembaga Sendiri, Lepas dari Kemenristek






Raih Penghargaan International Rice Research, Jokowi Klaim Produksi Beras Tahun Ini 10,2 Juta Ton

5 jam lalu

Raih Penghargaan International Rice Research, Jokowi Klaim Produksi Beras Tahun Ini 10,2 Juta Ton

Jokowi menjelaskan, terjaganya stok beras di Tanah Air merupakan hasil dari pembangunan infrastruktur penyokong pertanian sejak tahun 2015.


7 Mobil Kepresidenan Dipamerkan di Sarinah, Ada Buick Hingga S600

6 jam lalu

7 Mobil Kepresidenan Dipamerkan di Sarinah, Ada Buick Hingga S600

Mobil kepresidenan dari masa ke masa telah dipamerkan di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, dalam rangka menyambut HU RI ke-77.


Terpopuler Sepekan: Tarif Baru Pulau Komodo Ditunda, Sri Mulyani Minta BBM Dikendalikan

12 jam lalu

Terpopuler Sepekan: Tarif Baru Pulau Komodo Ditunda, Sri Mulyani Minta BBM Dikendalikan

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepekan antara lain tentang penundaan penerapan harga baru tiket masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar, NTT.


Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF, Presiden Jokowi: Kado HUT Kemerdekaan

1 hari lalu

Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF, Presiden Jokowi: Kado HUT Kemerdekaan

Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat kepada Timnas U-16 Indonesia yang berhasil menjuarai Piala AFF U-16 2022.


Prabowo Subianto Umbar Pujian untuk Jokowi: Sejarah Akan Catat, Salah Satu Presiden Terbaik

1 hari lalu

Prabowo Subianto Umbar Pujian untuk Jokowi: Sejarah Akan Catat, Salah Satu Presiden Terbaik

Prabowo Subianto kembali mengenang saat awal dirinya masuk ke pemerintahan Presiden Jokowi.


Ini Kronologi OTT Bupati Pemalang: Ditangkap Setelah Bertemu Orang di DPR

1 hari lalu

Ini Kronologi OTT Bupati Pemalang: Ditangkap Setelah Bertemu Orang di DPR

Bupati Pemalang ditangkap KPK di gerbang belakang Komplek DPR RI pada Kamis kemarin, 11 Agustus 2022.


Jokowi Batal Buka Jambore Nasional Pramuka di Cibubur

1 hari lalu

Jokowi Batal Buka Jambore Nasional Pramuka di Cibubur

Presiden Jokowi dipastikan batal membuka Jambore Nasional Pramuka di Cibubur, Jakarta Timur yang akan digelar mulai 14 Agustus 2022.


Prabowo: Gerindra Bisa Bekerja Sama dengan Siapa pun di Republik Ini

1 hari lalu

Prabowo: Gerindra Bisa Bekerja Sama dengan Siapa pun di Republik Ini

Prabowo bercerita, keputusannya saat itu bergabung dengan pemerintahan Jokowi berdasarkan insting. Jokowi diyakini sebagai sosok negarawan.


Jokowi Belum Tentukan MenPAN RB Baru Pengganti Tjahjo Kumolo

2 hari lalu

Jokowi Belum Tentukan MenPAN RB Baru Pengganti Tjahjo Kumolo

Presiden Jokowi mengatakan hingga saat ini belum ada nama pengganti MenPAN RB yang baru pengganti Tjahjo Kumolo.


Jokowi Temui Lembaga Tinggi Negara Bahas Subsidi BBM: Kalau Tak Kuat Bagaimana?

2 hari lalu

Jokowi Temui Lembaga Tinggi Negara Bahas Subsidi BBM: Kalau Tak Kuat Bagaimana?

Presiden Jokowi menemui para kepala lembaga tinggi negara. Selama 2,5 jam mereka membahas krisis global. Soal subsidi BBM juga dibicarakan.