MUI Ajak Publik Bantu Korban Banjir Bandang di NTT

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia periode 2020-2025, KH Miftachul Akhyar, saat memberi sambutan pertamanya sebagai pimpinan tertinggi MUI dalam Musyawarah Nasional MUI ke-10 di Jakarta, Jumat (27/11/2020). (ANTARA/Arief Mujayatno)

    Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia periode 2020-2025, KH Miftachul Akhyar, saat memberi sambutan pertamanya sebagai pimpinan tertinggi MUI dalam Musyawarah Nasional MUI ke-10 di Jakarta, Jumat (27/11/2020). (ANTARA/Arief Mujayatno)

    TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak publik ikut membantu korban banjir bandang dan longsor yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Ketua Dewan Pimpinan MUI Abdullah Jaidi mengatakan akan mengirim bantuan sejumlah uang dari donasi masyarakat dan sejumlah makanan, seperti kurma dan obat-obatan. "Kemudian membuka rekening donasi bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan," ujar Abdullah Jaidi, Rabu, 7 April 2021.

    Dalam proses pengiriman bantuan, MUI akan berkolaborasi dengan lembaga atau badan penanggulangan bencana, termasuk dengan MUI yang berada di daerah bencana. Ia berharap langkah MUI tersebut bisa diikuti oleh lembaga lainnya. 

    Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Amirsyah Tambunan menambahkan bagi masyarakat yang tergerak untuk membantu melalui MUI bisa mentransfer ke nomor rekening BNI Syariah Nomor 0997987987 atas nama Tim Penanggulangan Bencana MUI.

    Masyarakat juga bisa mengonfirmasi melalui SMS/WhatsApp ke Akhmad Baidun (+6289665721369), Trisna Nungsih Yuliati, (+6281283808068), dan Ferawati (+6281219584043).

    "Bencana (banjir bandang) ini semua merupakan musibah, ujian atau cobaan. Bagi masyarakat NTT yang terkena bencana diharapkan untuk bersabar, rida dan berserah diri kepada Allah," ujar Amirsyah.

    Baca juga: 7 Fakta Seputar Banjir NTB dan NTT yang Menewaskan 86 Jiwa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.