Update Korban Banjir Bandang NTT: 124 Orang Meninggal, 74 Hilang

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga duduk di atas mobil yang rusak akibat banjir bandang di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa 6 April 2021. Cuaca ekstrem akibat siklon tropis Seroja telah memicu bencana alam di sejumlah wilayah di NTT dan mengakibatkan rusaknya ribuan rumah warga dan fasilitas umum. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Sejumlah warga duduk di atas mobil yang rusak akibat banjir bandang di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa 6 April 2021. Cuaca ekstrem akibat siklon tropis Seroja telah memicu bencana alam di sejumlah wilayah di NTT dan mengakibatkan rusaknya ribuan rumah warga dan fasilitas umum. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data terkini per 7 April 2021 pukul 14.00 WIB, terdapat 124 korban meninggal akibat bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT).

    "Jadi perkembangan terakhir dari data yang kami dapatkan, 124 jiwa yang meninggal," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam konferensi pers, Rabu, 7 April 2021.

    Raditya merinci, sebanyak 67 orang meninggal dunia berasal dari Kabupaten Flores Timur, 28 orang dari Kabupaten Lembata, 21 orang dari Kabupaten Alor, 3 orang dari Kabupaten Malaka.

    Kemudian, 2 orang dari Kabupaten Sabu Raijua, 1 orang dari Kota Kupang, 1 orang dari Kabupaten Ende, dan 1 lainnya dari Kabupaten Kupang.

    Sementara itu, terdapat 74 orang yang masih dinyatakan hilang. Sebanyak 44 orang hilang berasal dari Kabupaten Lembata. Kemudian, 24 orang hilang dari Kabupaten Alor, dan 6 orang hilang lainnya berasal dari Kabupaten Flores Timur.

    Banjir disertai longsor terjadi di sejumlah kabupaten di Provinsi NTT pada Ahad, 4 April 2021. Selain korban jiwa, ratusan rumah juga hancur dan hilang diterjang bah.

    DEWI NURITA

    Baca: BNPB Kerahkan 4 Heli dan 1 Pesawat Kargo Distribusikan Logistik ke NTT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto