Densus 88 Buru 3 Terduga Teroris Jaringan Condet yang Kabur

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukkan barang bukti dalam konferensi pers terkait penggeledahan rumah terduga teroris, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 29 Maret 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Petugas menunjukkan barang bukti dalam konferensi pers terkait penggeledahan rumah terduga teroris, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 29 Maret 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar Polri membenarkan ada tiga orang terduga teroris yang menjadi buron. Mereka adalah Arief Rahman Hakim, Nouval Farisi, dan Yusuf Iskandar. 

    "Bahwa 3 DPO itu benar adalah DPO Densus 88 Antiteror Polri," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi pada Rabu, 7 April 2021.

    Berdasarkan informasi beredar, tiga buron itu merupakan hasil pengembangan dari pemeriksaan terhadap Zulaimi Agus, yang sebelumnya ditangkap di wilayah Bekasi pada pekan lalu.

    Zulaimi masih satu jaringan dengan tiga teroris yang ditangkap di Bekasi dan Condet. Mereka ditengarai membuat bom jenis TATP untuk memancing kerusuhan saat akan ada unjuk rasa. 

    Dari pengakuan Zulaimi Agus, ketiga DPO merupakan ikut merencanakan dan terlibat dalam pembuatan bom. 

    Kendati demikian, Ramadan tak merespons informasi tersebut. "Yang pasti terkait dengan teroris karena Densus 88 yang mengatakan. Nanti perannya kami update lagi," ucap dia. 

    Baca juga: Al Chaidar Sebut Alasan Zakiah Aini Bisa Terlibat Terorisme


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.