Kejaksaan Agung Periksa Anak Artalyta Suryani dalam Kasus Asabri

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat meninggalkan gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya, di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    Terdakwa Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat meninggalkan gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya, di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung menelisik kepemilikan aset milik Heru Hidayat, salah satu tersangka kasus dugaan korupsi PT Asabri dengan Direktur PT Bukit Berlian Plantations, Rommy Dharma Satyawan. Penyidik pun memeriksa putera terpidana kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Artalyta Suryani itu.

    "Iya, itu terkait aset di Gorontalo. Pengecekan aset terkait dengan Heru, tapi belum kami pastikan bentuknya," ujar Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Ardiansyah di kantornya, Jakarta Selatan, kepada Tempo Senin malam, 5 April 2021.

    Menurut Febrie, penyidik menggali pengetahuan Rommy ihwal proses perolehan dan kepemilikan aset tersebut. "Apakah ada keterkaitan dana masuk dengan Heru Hidayat?" kata dia.

    Dalam kasus ini, penyidik telah menyita sejumlah aset milik Heru Hidayat, antara lain 20 kapal, mobil, dan lahan tambang.

    Heru Hidayat merupakan satu dari sembilan orang yang ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung. Ia bersama Sonny Widjaja, mantan Direktur Utama Asabri, bersepakat untuk mengelola dana investasi. Perusahaan asuransi ini pun mengalami kerugian atas pengelolaan dana itu.

    Penyidik Kejaksaan Agung menaksir kerugian atas perbuatan seluruh tersangka Asabri mencapai Rp 23 triliun.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.