Kecelakaan Kapal di Indramayu, Tim SAR Cari 17 ABK yang Hilang

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangkai Kapal KM Tanto Niaga yang hampir tengelam usai tabarakan dengan KM Mitra Ocean masih terapung di Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS), Sabtu (23/5). Tempo/Dwi Narwoko

    Bangkai Kapal KM Tanto Niaga yang hampir tengelam usai tabarakan dengan KM Mitra Ocean masih terapung di Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS), Sabtu (23/5). Tempo/Dwi Narwoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 17 anak buah kapal (ABK) Kapal Nelayan Barokah Jaya yang berasal dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dinyatakan hilang setelah terjadi kecelakaan laut pada Sabtu kemarin.

    Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah mencatat total ada 32 ABK yang terlibat dalam insiden kecelakaan. "17 orang hilang, 15 selamat," kata Deden. 

    Ia mengatakan tim SAR telah menerima informasi pada Sabtu, 3 April 2021 pukul 18.31 WIB dari kepala VTS Cirebon soal kecelakaan kapal nelayan yang terjadi di Perairan Indramayu, tepatnya pada koordinat 5°37'35.00"S 108°17'18.00"E. 

    Deden menyatakan pada pukul 16.45 WIB VTS Cirebon menerima laporan dari kapten kapal Habco Pioneer bahwa Kapal Nelayan Barokah Jaya menabrak MV Habco pioneer yang menyebabkan kapal MV Barokah Jaya terbalik. 

    "Menurut keterangan MV Habco Pioneer sedang berlayar dari Balikpapan menuju Merak. Sedangkan kapal Barokah Jaya dalam perjalanan dari Tanjungan ke Pantai Balongan," tutur Deden. 

    Ia menambahkan atas kejadian tersebut Kantor SAR Bandung telah meminta pergerakan kapal SAR KN Wisnu Jakarta untuk melakukan operasi SAR di sekitar titik lokasi. 

    "Pada Sabtu pukul 21.24 WIB KN SAR Wisnu bertolak dari Dermaga Inggom Tanjung Priok dengan estimasi waktu tempuh 8 jam dan estimasi tiba pada 4 April 2021 pukul 06.24 WIB," ujarnya.

    Kantor SAR Bandung juga telah melakukan info pemapelan kepada SROP Cirebon, SROP Indramayu, Lanal Cirebon, VTS Cirebon dan Ditpolair Polda Jabar agar kapal kapal yang melewati rute tersebut untuk melaporkan hasilnya ke Kantor SAR Bandung dan VTS Cirebon. 

    Baca juga: Percepat Penanganan Dampak Kebakaran Kilang, Ini Strategi Pertamina


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.