Anak Muda Terlibat Terorisme, Eks Pimpinan JAT Cerita Direkrut Ketika SMA

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota polisi mengumpulkan sisa serpihan ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 29 Maret 2021. Kepolisian masih melakukan olah TKP serta mengumpulkan serpihan sisa ledakan pada hari kedua pascaledakan bom bunuh diri yang terjadi pada 28 Maret di depan gereja tersebut. ANTARA FOTO/Arnas Padda

    Anggota polisi mengumpulkan sisa serpihan ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 29 Maret 2021. Kepolisian masih melakukan olah TKP serta mengumpulkan serpihan sisa ledakan pada hari kedua pascaledakan bom bunuh diri yang terjadi pada 28 Maret di depan gereja tersebut. ANTARA FOTO/Arnas Padda

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan narapidana terorisme, Haris Amir Falah, mengatakan generasi muda memang rentan terpapar paham radikalisme. "Mereka masih di bawah 30 tahun, dan itu memang usia rentan," kata Haris dalam diskusi Polemik, Sabtu, 3 April 2021.

    Eks pimpinan Jamaah Anshorud Tauhid (JAT) Jakarta ini mengatakan juga direkrut kelompok teroris ketika masih sekolah menengah atas (SMA). Di usia itu, kata Haris, masih mencari jati diri dan ingin menunjukkan kehebatan.

    "Kemudian bertemu apa yang mereka punya dengan doktrin-doktrin di mana bisa menyalurkan apa yang menjadi keinginannya," kata dia.

    Selain itu, kata Haris, pola perekrutan juga tidak perlu tatap muka karena kecanggihan teknologi. Seseorang bisa direkrut kelompok teroris, aktif berdialog dan dibina hanya melalui media sosial.

    "Ada beberapa medsos yang menjadi alat yang mereka lakukan secara intensif. Misalnya di Telegram, atau juga di media sosial lainnya. FB juga saya rasa digunakan. Jadi orang tanpa bertemu dia sudah bisa menjadi seorang pengantin," ujarnya.

    Pelaku bom bunuh diri di Makassar merupakan pasangan suami istri, L dan YSF. L diketahui masih berusia 26 tahun. Adapun pelaku yang menyerang Mabes Polri, pada Rabu, 31 Maret 2021, adalah ZA dan berusia 25 tahun.

    Baca juga: Pengamat Jelaskan Kenapa Anak Muda Rentan Paham Radikal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto