Polri Benarkan Pelaku Penembakan di Mabes Polri Gunakan Airgun

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono memberikan keterangan pers terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar di Gedung Divhumas Mabes Polri, Jakarta, Ahad, 28 Maret 2021. Argo Yuwono mengatakan terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar berjumlah dua orang yang berboncengan dengan sepeda motor. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono memberikan keterangan pers terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar di Gedung Divhumas Mabes Polri, Jakarta, Ahad, 28 Maret 2021. Argo Yuwono mengatakan terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar berjumlah dua orang yang berboncengan dengan sepeda motor. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono membenarkan bahwa senjata yang digunakan ZA, terduga teroris di Mabes Polri, berjenis airgun berkaliber 4,5 milimeter. 

    Hal itu dipastikan usai Tim Laboratorium Forensik melakukan pendalaman dan pengecekan atas sejumlah barang bukti yang ditemukan dari jenazah ZA. 

    "Dari hasil pengamatan gambar senjata yang dipergunakan pelaku jenis pistol Airgun BB bullet call 4,5mm," ujar Argo melalui keterangan resmi pada Kamis, 1 April 2021. 

    Ihwal asal usul senjata, Argo menyatakan Polri masih terus menyelidiki. Apalagi, saat ini ZA telah meninggal. Sehingga sulit untuk mengetahui asal usul senjata itu. "Asal senjata masih diselidiki karena yang bersangkutan sudah meninggal," ucap Argo. 

    Sebelumnya, sumber Tempo telah mengatakan bahwa pelaku teror di Mabes Polri menggunakan senjata airgun berkaliber 4,5 milimeter. Ia diduga membeli senjata airgun secara ilegal.

    Terduga teroris ZA masuk ke Mabes Polri dan menyerang anggota di pos jaga utama area utama Mabes Polri pada 31 Maret 2021 sekitar pukul 16.30 WIB. Ia melepaskan enam tembakan ke arah petugas, sebelum akhirnya personel menembaknya balik. 

    Baca juga: Terduga Teroris Bisa Bawa Senjata Masuk Mabes Polri, Polisi Akui Kecolongan

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Olahraga Pada Puasa Ramadan Saat Pandemi, Dapat Mencegah Infeksi Covid-19

    Olahraga saat puasa dapat memberikan sejumlah manfaat. Latihan fisik dapat mencegah infeksi Covid-19 saat wabah masih berkecamuk di Ramadan 1442 H.