Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

PKS Sebut Isi RUU PKS Menghindari Logika Agama

Ratusan sepatu diletakkan saat aksi diam 500 langkah awal sahkan RUU PKS di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, 25 November 2020. Dalam aksi tersebut mereka menyusun Sebanyak 500 lebih pasang sepatu sebagai bentuk simbolisasi dukungan untuk mendorong DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS). TEMPO/M Taufan Rengganis
Ratusan sepatu diletakkan saat aksi diam 500 langkah awal sahkan RUU PKS di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, 25 November 2020. Dalam aksi tersebut mereka menyusun Sebanyak 500 lebih pasang sepatu sebagai bentuk simbolisasi dukungan untuk mendorong DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS). TEMPO/M Taufan Rengganis
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Badan Legislatif DPR dari Fraksi PKS, Bukhori, menilai isi Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) seolah-olah menghindari logika nilai agama.

"Tapi sayang, saya tidak mendengarkan logika yang dibangun dari nilai-nilai agama yang dijadikan sebagai basic berpikir dalam mengkonstruksikan pikiran serta rancangan UU ini," kata Bukhori dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komnas Perempuan, Senin, 29 Maret 2021.

Bukhori mengatakan, ketika bicara seksualitas, sebenarnya lembaga yang paling memiliki kredibilitas dan mengatur sejak awal itu agama. "Saya jadi penasaran kenapa begitu sangat tidak mau menggunakan logika agama," ujarnya.

Salah satu yang ia anggap menghindar dari logika agama adalah terkait zina yang dianggap sesuatu yang tidak menimbulkan korban tindak pidana secara langsung.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ia menuturkan, sejak zaman sebelum nabi, zina adalah suatu perbuatan yang dinyatakan kejahatan atau tindak pidana. 

Menurut Bukhori, dalam konteks zina, Allah mengatur larangan perbuatan tersebut dan melarang pula hal-hal yang berkaitan, termasuk kekerasan. "Jadi, konteks logika yang diatur di dalam RUU, sesuatu ruang lingkup yang diatur secara ketat oleh agama, tapi agama enggak disertakan sama sekali," ucapnya soal RUU PKS.

Baca juga: Komnas Perempuan Sesalkan RUU PKS Ingin Ditarik dari Prolegnas

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Politikus PKS soal Formula E 2023: Sayangkan Minimnya Dukungan hingga Sebut Punya Potensi Bagus untuk Jakarta

54 menit lalu

Pembalap tim Maserati MSG Racing Maximilian Gunther (depan) diikuti pembalap tim Avalanche Andretti Jake Dennis  saat balapan Formula E 2023 Jakarta seri ke-11 di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Jakarta, Ahad, 4 Juni 2023. ANTARA/M Risyal Hidayat
Politikus PKS soal Formula E 2023: Sayangkan Minimnya Dukungan hingga Sebut Punya Potensi Bagus untuk Jakarta

Politikus PKS Ismail soroti minimnya dukungan terhadap Formula E 2023. Padahal nuansa politis sudah berkurang dan punya potensi ekonomi.


Polisi Temukan 2 Alat Bukti Pencabulan Balita di Tangerang, Pria Lansia Ditetapkan Sebagai Tersangka

4 jam lalu

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com
Polisi Temukan 2 Alat Bukti Pencabulan Balita di Tangerang, Pria Lansia Ditetapkan Sebagai Tersangka

Peristiwa pencabulan balita itu terjadi April 2023 di rumah tersangka, ketika pria lansia itu mengajak korban dan kakaknya makan.


Politikus PKS: Formula E 2023 Tak Politis karena Anies Tak Lagi Gubernur, Mengapa Sepi Sponsor

9 jam lalu

Pembalap tim Maserati MSG Racing Maximilian Gunther (tengah) berjalan menuju penonton seusai menerima piala balapan Formula E 2023 Jakarta seri ke-11 di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Jakarta, Ahad, 4 Juni 2023. ANTARA/M Risyal Hidayat
Politikus PKS: Formula E 2023 Tak Politis karena Anies Tak Lagi Gubernur, Mengapa Sepi Sponsor

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail mengatakan nuansa politis pelaksanaan Formula E 2023 sangat berkurang daripada tahun lalu.


Kasus Pencabulan Balita di Tangerang, Polisi Periksa Pria Lansia Tetangga Korban

19 jam lalu

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com
Kasus Pencabulan Balita di Tangerang, Polisi Periksa Pria Lansia Tetangga Korban

Setelah kejahatannya terbongkar, AR sempat menyodorkan uang damai kepada keluarga korban pencabulan, namun ditolak.


Sandiaga Uno Ungkap Kedekatannya dengan PKS: Bukan untuk Jadi Kader

20 jam lalu

Menparekraf Sandiaga Uno melambaikan tangan di kantor DPP PPP, Jakarta, Rabu, 14 Juni 2023. Sandiaga Uno resmi gabung menjadi kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan telah mendapatkan kartu tanda anggota (KTA) dan jas partai berwarna hijau. TEMPO/M Taufan Rengganis
Sandiaga Uno Ungkap Kedekatannya dengan PKS: Bukan untuk Jadi Kader

Sandiaga Uno kembali menegaskan bahwa kedekatannya dengan PKS bukan untuk menjadi kader. Ia menyebut dekat dengan PKS karena perjuangkan gagasan.


Respons Sekda Depok Supian Suri yang Dibidik PKS dan PDIP untuk Pilkada Depok 2024

21 jam lalu

Sekda Kota Depok Supian Suri usai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-24 Kota Depok di Gedung DPRD kota Depok, Jalan Boulevard GDC, Kecamatan Cilodong, Depok. TEMPO/Ricky Juliansyah
Respons Sekda Depok Supian Suri yang Dibidik PKS dan PDIP untuk Pilkada Depok 2024

Sekda Depok Supian Suri dibidik oleh PKS sekaligus PDIP untuk maju Pilkada Depok 2024. Begini responsnya.


Digagas Para Eks Pimpinan PKS, Ini Profil dan Sejarah Berdirinya Partai Gelora

1 hari lalu

Partai Gelora. Twitter/@partaigelora
Digagas Para Eks Pimpinan PKS, Ini Profil dan Sejarah Berdirinya Partai Gelora

Partai Gelora didirikan pada 28 Oktober 2019. Mayoritas penggagas partai ini adalah mantan pimpinan PKS.


Golkar dan PKS Solo Bertemu, Singgung Wacana Koalisi untuk Pilkada 2024

1 hari lalu

Ketua DPD PKS Kota Solo Daryono (empat dari kiri) memberikan cinderamata berupa keris kepada Ketua DPD II Partai Golkar Kota Solo Sekar Tanjung saat pertemuan di Kantor DPD PKS Solo, Selasa malam, 13 Juni 2023. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Golkar dan PKS Solo Bertemu, Singgung Wacana Koalisi untuk Pilkada 2024

Dalam pertemuan antara Partai Golkar dengan PKS itu, mengemuka wacana kolaborasi kedua partai, termasuk kemungkinan koalisi Pilkada Solo 2024


Soal Rencana Pertemuan AHY dan Puan Maharani, NasDem: Asal Tidak Dalam Rangka Membubarkan Koalisi Perubahan

2 hari lalu

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya bertemu membahas jadwal  Ketua DPP Puan Maharani dan Ketum  Demokrat  Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY untuk Dialog Kerja Sama Politik. Pertemuan kedua sekjen partai itu berlangsung di Warung Ayam Berkah, Blok M, Jakarta Selatan, pada Minggu, 11 Juni 2023. Tempo/Dokumentasi Demokrat
Soal Rencana Pertemuan AHY dan Puan Maharani, NasDem: Asal Tidak Dalam Rangka Membubarkan Koalisi Perubahan

Partai NasDem menanggapi positif rencana pertemuan AHY dengan Puan Maharani. Meskipun demikian, mereka mengingatkan soal komitmen politik.


Kaesang Putra Jokowi Didorong Maju di Depok, Aktivis Angkatan 66 : Tak Pantas

2 hari lalu

Direktur Utama Persis Solo Kaesang Pangarep saat ditemui di Pura Mangkunegaran Solo, Sabtu, 21 Januari 2023 TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Kaesang Putra Jokowi Didorong Maju di Depok, Aktivis Angkatan 66 : Tak Pantas

Aktivis Angkatan 66 Deddy Baadilla menyebut Kaesang Pangarep anak kecil yang belum matang.