Megawati Sering Mengomeli Walikota Hendi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri

    Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri

    SEMARANG-Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri kembali menyebut Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sebagai contoh kader yang diharapkannya. Dalam tayangan 'Peluncuran Buku Merawat Pertiwi' yang diunggah di akun youtube PDI-P, Presiden Republik Indonesia ke-5 itu mengatakan Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu sebagai orang yang aktif tanpa perlu diinstruksi.

    Megawati menegaskan, saat ini bukan lagi era kader banteng aktif hanya ketika ada kegiatan yang dihadiri olehnya sebagai Ketua Umum PDI-P. Dia mengungkapkan selalu memantau seluruh kegiatan yang dilakukan kadernya, agar PDI-P benar - benar menjadi partai yang mampu diharapkan masyarakat.

    "Ini sedang saya gebrak - gebrak ini, sebenere rapat opo ora to, apa hanya kalau akan dipimpin oleh Ketua Umum, nah mulai deh semuanya, ben ketok. Nggak lo, nggak gitu lagi lo. Semuanya akan saya pantau untuk menjadi sebuah partai yang menjadi harapan rakyat banyak, yang nggak mudah digoyangkan, yang tidak mudah diiming-imingi," ujar Mega.

    Dirinya lantas mencontohkan bagaimana dia mendidik Hendi sebagai Wali Kota Semarang, agar dapat bekerja sesuai yang diharapkannya. Tak tanggung - tanggung, Mega kerap memarahi Hendi, mengingatkan untuk tidak mencari kekayaan, kekuasaan, dan ketenaran dengan jabatan yang dipegangnya. 

    "Kalian saya minta itu aktif seperti Hendi, saya suka ngomel sama dia sebagai anak muda, Kalau kamu mau jadi Wali Kota lalu mau apa kamu? Mau cari kekayaan? Mau cari kekuasaan? Mau cari ketenaran? Berhentilah, paling juga dua periode selesai," kata Ketua Umum PDI-Ptersebut.

    Mega kemudian menekankan bahwa keaktifan kader PDI Perjuangan tidak harus selalu menunggu instruksi dan komando dari Ketua Umum. Dia meminta seluruh kadenya untuk dapat membangkitkan kreatifitas seperti Kota Semarang, sehingga bisa mendapatkan apresiasi dari banyak pihak.

    "Apa arti dari semua omongan saya ini? Kalian seharusnya tidak perlu selalu menunggu instruksi, tidak perlu harus selalu ada komando, tapi kreatifitasnya dibangkitkan. Kan seneng aku seperti iku si Semarang iki, seneng rasanya dapat banyak sekali award," ujarnya.

    "Mbok sing greget gitu lo, gregetnya itu lo kan bisa sebenernya, tapi cukuplah karena ini kan peluncuran buku, sekali lagi sama kristin sama maria, terima kasih banyak bisa bikin buku ini. Mudah-mudahan anak-anakku ini juga bisa tergerak hatinya," kata Megawati Soekarnoputri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto