Kecamatan Dungingi Juara Umum STQH Kota Gorontalo

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Walikota Gorontalo Ryan Kono saat menyerahkan tropi juara umum Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat Kota Gorontalo pada Jumat, 26 Maret 2021.

    Wakil Walikota Gorontalo Ryan Kono saat menyerahkan tropi juara umum Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat Kota Gorontalo pada Jumat, 26 Maret 2021.

    INFO NASIONAL - Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat kota gorontalo telah berakhir, Jumat, 26 Maret 2021. Kafilah Kecamatan Dungingi ditetapkan sebagai juara umum pada kompetisi yang melombakan 3 cabang, yaitu Tilawah, Hifzil Qur’an dan Hadits Nabi.

    Dominasi kafilah Kecamatan Dungingi diumumkan oleh dewan hakim dengan membawa pulang piala terbaik golongan qoriah, hafalan 20 juz, hafiz haditz. pemenang lomba STQH diberikan tropi dan hadiah yang diserahkan Wakil Walikota Gorontalo, Ryan Kono didampingi Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid di banthayo Lo Yiladia Kota Gorontalo.

    Ryan menyampaikan apresiasi kepada para pemenang lomba STQH pada tahun 2021 ini. Menurutnya, meskipun tengah menghadapi pandemi Covid-19, situasi itu tidak menyurutkan semangat para kafilah untuk menunjukkan bakat dan kepiawaian mereka dalam melantunkan ayat-ayat suci Alqur’an.

    Kepada peserta, Ryan juga menekankan agar jangan merasa berpuas diri atas prestasi yang diperoleh. ”Lakukan langkah-langkah peningkatan kemampuan dan terus berlatih mempersiapkan diri untuk menghadapi event-event lebih tinggi lagi, baik ditingkat provinsi maupun di tingkat nasional,” ujarnya.

    Pelaksanaan STQH tidak hanya di maknai hanya mengikuti lomba saja, namun peserta diharapkan dapat mentransfer makna penting dan sarat dengan nilai-nilai sakral yang terkandung dalam setiap bacaan Alquran dan hadits. Terlebih menjadikan Alquran dan hadits sebagai pedoman hidup dalam membangun kepribadian umat islam.

    ”Di era modernisasi saat ini, kita perlu memiliki landasan hidup kuat, agar tidak terjerumus pada perbuatan yang menyimpang dari ajaran agama. Karena dengan agama hidup kita akan terarah, dipenuhi dengan rasa kebersamaan dan kasih sayang. Tentu kebersamaan ini sangat dibutuhkan dalam menciptakan masyarakat yang aman dan tenteram,” ucap Ryan.

    Bagi yang belum memperoleh juara, Ryan berpesan jangan berkecil hati, karena menurutnya ajang seperti ini setiap tahun dilaksanakan. Peserta dapat mempersiapkan diri lebih matang lagi dengan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti lomba.

    ”Setiap tahun kita menggelar lomba serupa, baik STQH maupun MTQ. Teruslah berlatih dan mengasah kemampuan untuk memberikan yang terbaik di masa mendatang,” kata Ryan.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.