Ada-ada Saja Modus Selundupkan Narkoba, Ada Sabu Dalam Tahu Goreng di Lapas

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memperlihatkan barang bukti kejahatan narkotika berupa sabu-sabu dalam rilis di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri, Jakarta, 18 September 2015. Sabu tersebut diselundupkan dari Cina (Guang Ghou) ke Indonesia melalui Hongkong. ANTARA/Rosa Panggabean

    Petugas memperlihatkan barang bukti kejahatan narkotika berupa sabu-sabu dalam rilis di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri, Jakarta, 18 September 2015. Sabu tersebut diselundupkan dari Cina (Guang Ghou) ke Indonesia melalui Hongkong. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - Modus selundupan narkoba makin hari makin beragam. Ada saja ide baru untuk meloloskan barang haram ini. Yang terbaru penyelundupan sabu dalam gorengan tahu isi, di Lapas Mojokerto, Rabu 24 Maret 2021.

    Belakangan modus penyelundupan narkoba banyak menggunakan makanan. Ada yang menyelipkan sabu dalam pepes ikan mujair, pisang sale dan bumbu pecel. Adapula yang dimasukkan dalam botol sampo, seperti kejadiannya di Lapas Ambon. Bahkan petugas Rutan Ponorogo pun mendapati penyelundupan sabu lewat deodoran. Semuanya dikirim via jasa kiriman paket.

    Banyak modus penyelundupan narkoba yang telah diungkap polisi. Aksi penyelundupan barang haram ini makin aneh dan nekat saja. Seperti narkoba memasukkan dalam kipas angin dan lampu LED. Aksi ini diciduk di Markas Polresta Sidoarjo pada Kamis, 14 Januari 2021. Bahkan ada yang dimasukkan dalam mainan anak-anak.

    Baca: BNN: Peredaran Narkoba Meningkat Di Masa Pandemi Covid-19

    Polisi bersama Direktorat Narkoba terus berupaya mencari cara baru untuk mengungkap semua jenis modus penyelundupan obat-obatan terlarang ini. Apalagi perilaku pengedaran zat adiktif berbahaya ini kian terasosiasi dan semakin kentara di keseharian masyarakat.Faktanya banyak transaksinya ditemui di sekeliling masyarakat.

    Parahnya lagi, peredaran narkoba sudah pakai teknik canggih dan merambah ke seluruh Indonesia. Perubahan modus dari para sindikat tidak lagi diimpor namun sudah buat pabrik produksi sendiri untuk jenis khusus psikotropika. Semuanya benar-benar diatur seapik mungkin. Mulai dari pengadaan bahan baku, peracikan, serta perekrutan orang untuk pembagian tugas hingga barang haram ini sampai ditangan pemadat.

    RAUDATUL ADAWIYAH NASUTION


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.