Wali Kota Nonaktif Cimahi Ajay Muhammad di Kasus Perizinan Segera Disidangkan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Cimahi (non aktif), Ajay Muhammad Priatna, seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 21 Januari 2021. Ajay Muhammad Priatna, diperiksa sebagai tersangka dalam tindak pidana korupsi terkait kasus suap perizinan di kota Cimahi Tahun Anggaran 2018-2020. TEMPO/Imam Sukamto

    Walikota Cimahi (non aktif), Ajay Muhammad Priatna, seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 21 Januari 2021. Ajay Muhammad Priatna, diperiksa sebagai tersangka dalam tindak pidana korupsi terkait kasus suap perizinan di kota Cimahi Tahun Anggaran 2018-2020. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan barang bukti dan tersangka Wali Kota Cimahi nonaktif Ajay Muhammad Priatna (AJM) dalam kasus dugaan suap perizinan di Kota Cimahi 2018-2020 ke penuntutan agar dapat segera disidangkan.

    "Kamis, tim penyidik telah melaksanakan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) tersangka AJM kepada tim JPU dalam perkara dugaan korupsi berupa penerimaan dan atau hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait dengan perizinan di Kota Cimahi TA 2018-2020," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat 26 Maret 2021.

    Sebelumnya, berkas perkara penyidikan Ajay telah dinyatakan lengkap (P21) oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU). "Kewenangan penahanan dilanjutkan oleh JPU selama 20 hari terhitung sejak 25 Maret 2021 sampai dengan 13 April 2021 yang tempat penitipan penahanannya masih di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat," ucap Ali.

    Dalam waktu 14 hari kerja, tim JPU akan segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkara Ajay ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Persidangan diagendakan di Pengadilan Tipikor Bandung.

    Selain itu, kata dia, selama proses penyidikan terhadap Ajay telah diperiksa 76 saksi diantaranya aparatur sipil di Pemkot Cimahi dan dari unsur swasta yang merupakan para kontraktor yang mengerjakan proyek di Kota Cimahi.

    Selain Ajay, KPK pada 28 November 2020 juga telah menetapkan Komisaris Rumah Sakit Umum (RSU) Kasih Bunda, Kota Cimahi Hutama Yonathan (HY) sebagai tersangka pemberi suap kepada Ajay. Untuk Hutama saat ini sudah berstatus terdakwa dan sedang menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung. Ajay Muhammad diduga menerima Rp1,661 miliar dari kesepakatan awal Rp3,2 miliar terkait perizinan RSU Kasih Bunda Tahun Anggaran 2018-2020.

    Baca: KPK Telusuri Aliran Uang dalam Kasus Suap Wali Kota Cimahi Nonaktif


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.