Zulkifli Hasan Singgung Demokrasi Culas: Capres-Cawapres Penantang Jadi Menteri

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan memberi sambutan saat acara HUT ke-22 PAN, di DPP PAN, Jakarta, Ahad, 23 Agustus 2020. ANTARA/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta-Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan menyampaikan pidato kebangsaan lewat akun Youtube dan Instagram TV pribadinya. Dalam pidato tersebut, Zulkifli menyinggung ihwal demokrasi culas dan calon presiden-calon wakil presiden Pemilu 2019 yang kemudian bergabung menjadi menteri di kabinet presiden terpilih.

Menurutnya, hal itu membuat persaudaraan kebangsaan menjadi terganggu. "Capres dan cawapres penantang, keduanya kini menjadi menteri juga, bergabung dengan presiden yang terpilih," kata Zulkifli Hasan dalam pidatonya, dikutip Kamis, 25 Maret 2021.

Zulkifli berpendapat penyelenggaraan demokrasi Indonesia kian meninggalkan semangat musyawarah mufakat sesuai yang diamanatkan dalam sila keempat Pancasila. Berkaca dari penyelenggaraan Pilkada 2017, 2018, dan 2020, serta Pilpres 2019, kata Zulkifli, karakter demokrasi Indonesia justru menunjukkan wajah culas dan hanya berpikir menang-menangan.

"Pilkada 2017, 2018, Pileg dan Pilpres 2019 serta Pilkada serentak 2020 yang telah lalu telah menunjukkan kepada kita karakter demokrasi yang culas dan hanya berpikir menang-menangan," ujar dia.

Menurut Zulkifli, politik elektoral telah berubah sedemikian rupa menjadi ajang memperebutkan kekuasaan, berebut lobi, dan pengaruh dengan agenda yang berbeda-beda. Padahal, kata dia, pesta demokrasi memerlukan ongkos yang mahal, bahkan hingga mengakibatkan jatuhnya korban dari pihak penyelenggara.

Namun menurut Zulkifli, pesta demokrasi yang mahal itu menghasilkan pola-pola transaksional, merugikan, dan membodohi masyarakat. Dia juga menilai para elite tak peduli dengan masyarakat yang terpolarisasi secara hebat.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini menyebut tensi politik tak dikelola dengan baik. "Tidak ada berkuasa dan tidak berkuasa, semua menjadi satu. Sementara konsekuensi terbelahnya masyarakat menjadi kubu-kubu telanjur terjadi," kata Zulkifli.

Menurut Zulkifli, kondisi perkubuan ini tak bisa dibiarkan. Dia mengatakan perlu ada rekonsoliasi nasional untuk mengembalikan keutuhan berbangsa dan bernegara. Para elite, ucapnya, harus meminta maaf kepada masyarakat dan berjanji tak lagi menggunakan politik identitas, politik agama, dan politik SARA untuk meraih kekuasaan.

"Ongkos politiknya besar sekali yang harus kita tanggung," ujar Zulkifli Hasan. Mulai hari ini, lanjutnya, masyarakat harus diajak bersatu kembali menggunakan spirit sila ketiga Pancasila yakni persatuan Indonesia.

BUDIARTI UTAMI PUTRI

Baca Juga: Zulkifli Hasan: Jualan Surga dan Neraka Tak Relevan dalam Politik






Lepas Ekspor 1,2 Juta Produk Aluminium, Mendag: Kami Sudah Buatkan Jalan Tolnya

5 jam lalu

Lepas Ekspor 1,2 Juta Produk Aluminium, Mendag: Kami Sudah Buatkan Jalan Tolnya

Mendag Zulkifli Hasan melepas ekspor produk aluminium produksi PT Maspion Group sebanyak 22 kontainer ke enam negara.


MK Kabulkan Gugatan Perludem soal Peradilan untuk Selesaikan Perselisihan Pilkada

11 jam lalu

MK Kabulkan Gugatan Perludem soal Peradilan untuk Selesaikan Perselisihan Pilkada

Mahkamah Konstitusi mengabulkan gugtan Perludem mengenai pengujian materi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 berkaitan dengan pilkada


PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

1 hari lalu

PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.


KPPU Soroti Industri Ayam Dalam Negeri yang Dikuasai Segelintir Pemain

2 hari lalu

KPPU Soroti Industri Ayam Dalam Negeri yang Dikuasai Segelintir Pemain

Temuan KPPU menunjukan adanya keterkaitan antara pasar pakan ternak dengan peternakan ayam.


Tinjau Pasar Cik Puan, Mendag Klaim Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Terjangkau

2 hari lalu

Tinjau Pasar Cik Puan, Mendag Klaim Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Terjangkau

Mendag Zulkifli Hasan mengklaim stok kebutuhan pokok di Pekanbaru mencukupi dan harganya terjangkau.


Duduk Satu Meja dengan Anies Baswedan, Ahmad Sahroni: Nama Capres Koalisi Diumumkan 10 November

3 hari lalu

Duduk Satu Meja dengan Anies Baswedan, Ahmad Sahroni: Nama Capres Koalisi Diumumkan 10 November

Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni menyatakan nama capres koalisi akan diumumkan 10 November. Hadir di acara bersama Anies Baswedan.


Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

3 hari lalu

Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

Menteri Perdagangan sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta menuju Pemilu 2024 tidak ada demokrasi transaksional. Maksudnya?


Zulkifli Hasan Sebut Industri Ayam Dalam Negeri Dikuasai 3 Perusahaan

3 hari lalu

Zulkifli Hasan Sebut Industri Ayam Dalam Negeri Dikuasai 3 Perusahaan

Zulkifli Hasan menuturkan Kementerian Perdagangan akan merumuskan kebijakan untuk mengatur tata niaga ayam.


Mendag Zulkifli Hasan Beberkan Capaian 100 Hari Kerja: Panjang Prosesnya, Siang Malam Kerjanya

3 hari lalu

Mendag Zulkifli Hasan Beberkan Capaian 100 Hari Kerja: Panjang Prosesnya, Siang Malam Kerjanya

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan telah genap 100 hari masa kerja sejak dilantik Presiden Jokowi pada 15 Juni 2022, Menurutnya, apa saja capaiannya?


Terpopuler Bisnis: Pengemudi Ojol Bakal Terima Bansos, Inflasi Pangan Terjaga

4 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Pengemudi Ojol Bakal Terima Bansos, Inflasi Pangan Terjaga

Berita terpopuler ekonomi bisnis sepanjang Minggu, 25 September 2022 antara lain tentang bansos berupa BLT UMKM yang bakal diterima pengemudi ojol.