Jumlah Kasus Covid-19 Bertambah 2,3 Persen Seminggu Terakhir

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito berbicara dalam sebuah konferensi pers, Jakarta, Kamis (29/10/2020). (ANTARA/Katriana)

    Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito berbicara dalam sebuah konferensi pers, Jakarta, Kamis (29/10/2020). (ANTARA/Katriana)

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan terjadi kenaikan kasus Covid-19 sebesar 2,3 persen dalam seminggu terakhir di seluruh Indonesia. Satgas meminta masyarakat tetap waspada dan tak mengendurkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan.

    "Pada satu minggu terakhir terjadi kenaikan kasus sebesar 2,3 persen atau 39.801 menjadi 40.728," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Kamis, 25 Maret 2021.

    Wiku mengatakan pada pekan ini saja, terdapat 16 provinsi yang mengalami kenaikan kasus. Meski begitu, ia juga menyebut ada 18 provinsi yang mengalami penurunan kasus.

    "Kondisi ini menjadi pembelajaran bagi kita, untuk tak lengah kapan pun, meski kondisi tampak lebih baik," kata Wiku.

    Wiku mengatakan pemerintah terus melakukan optimalisasi penanganan Covid-19. Beberapa di antaranya adalah optimalisasi posko untuk 15 provinsi pelaksanaan PPKM Mikro berdasarkan Instruksi Mendagri nomor 6 tahun 2021.

    Selain itu, untuk penerapan protokol kesehatan secara nasional tetap meneruskan pemberdayaan dari tenaga dari TNI, Polri, dan juga duta perubahan perilaku dari Satgas daerah. Mereka terus melakukan monitoring kepatuhan individu maupun tingkat institusi.

    "Khusus dalam mengantisipasi lonjakan kasus yang terjadi selama libur panjang, pemerintah sudah melakukan koordinasi lintas lembaga baik untuk mempersiapkan dari segi kebijakan maupun kesiapan operasional di lapangan," kata Wiku Adisasmito ihwal kasus Covid-19.

    Baca juga: 6 Juta Orang Ikut Vaksinasi, Wamenkes Sebut Ada Penurunan Kasus Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.