Pengamat Politik Arbi Sanit Meninggal

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arbi Sanit. TEMPO/Wahyu Setiawan

    Arbi Sanit. TEMPO/Wahyu Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat Politik Arbi Sanit meninggal pada Kamis, 25 Maret 2021. Ia meninggal di RSCM pukul 07.15 WIB.

    "Innalillahi wainailaihi rojiuun. Seorang akademisi yang teguh pada sikap kritis dan kemerdekaan akademis. Intelektual yang memihak pada the underdog, rakyat yang ditinggalkan atau disingkirkan. Ini kehilangan besar bagi seluruh cendekia Indonesia," tulis politikus Demokrat Rachland Nashidik lewat akun twitter resminya pada Kamis, 25 Maret 2021.

    Lewat akun Twitternya, juru bicara Presiden Fadjroel Rachman juga mengucapkan belasungkawa.

    "Innalillahi w.r. Turut berduka cita a wafatnya Pak Arbi Sanit. Akademisi Universitas Indonesia dan intelektual publik penuh integritas, juga eksponen reformasi 1998. Senang berdebat dan dialog dengan Pak Arbi, sangat egaliter," cuit Fadjroel.

    Lahir di Painan, Sumatra Barat, 4 Juni 1939, Arbi Sanit pernah menjadi dosen di Universitas Indonesia dan Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka. Ia pernah menulis sejumlah buku seperti Sistem Politik Indonesia (1981) dan Perwakilan Politik di Indonesia (1985).

    Baca juga: Arbi Sanit Sebut Pola Orde Baru Sama dengan Sekarang 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.