Dari Sidang Jhoni Allen Vs AHY, Kita Tahu Fasilitas Ratusan Juta Anggota DPR

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perwakilan Tim Kuasa Hukum Jhoni Allen menunjukkan berkas saat sidang perdana gugatan terhadap Agus Harimurti Yudhoyono di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 17 Maret 2021. Menurut keputusan hakim, sidang perdana tersebut ditunda hingga minggu depan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Perwakilan Tim Kuasa Hukum Jhoni Allen menunjukkan berkas saat sidang perdana gugatan terhadap Agus Harimurti Yudhoyono di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 17 Maret 2021. Menurut keputusan hakim, sidang perdana tersebut ditunda hingga minggu depan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggelar sidang gugatan Jhoni Allen melawan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Rabu, 24 Maret 2021. Gugatan ini berawal dari pemecatan Jhoni oleh Agus.

    Dalam sidang perdana ini, kubu Jhoni meminta Agus dan beberapa tergugat lain membayar ganti rugi Rp 55,8 miliar. Rinciannya, ganti rugi materiil Rp 5 miliar dan imateriil Rp 50,8 miliar.

    "Uang ganti rugi immateriil akan disumbangkan ke panti sosial yang membutuhkan," kata tim pengacara Jhoni saat membacakan gugatan pada Rabu, 24 Maret 2021.

    Tim pengacara menyebut angka Rp 50,6 miliar dihitung dari rusaknya kredibilitas dan nama baik Jhoni. Termasuk hilangnya kepercayaan masyarakat.

    Sementara itu, ganti rugi materiil berangkat dari hilangnya gaji dan fasilitas yang diterima Jhoni selama menjadi anggota DPR. Demokrat memang berencana mengganti Jhoni lewat mekanisme pergantian antar-waktu (PAW).

    Tim pengacara menyebut angka Rp 5,2 miliar dihitung dari gaji Rp 60 juta per bulan dikalikan 44 bulan tersisa, totalnya Rp 2,64 miliar. Kemudian, kunjungan dapil DPR RI sejumlah Rp 120 juta per bulan dikalikan delapan bulan sebesar Rp 960 juta. Uang reses Rp 400 juta per tahun dikalikan empat tahun sebesar Rp 1,6 miliar. Rumah aspirasi Rp 150 juta per tahun dikalikan empat tahun sebesar Rp 600 juta.

    Sementara itu, koordinator tim advokasi Demokrat, Mehbob mengatakan Jhoni Allen pantas dipecat dari keanggotan partai. "Jhoni itu pelaku yang sok jadi korban. Jadi, gugatannya ngawur sebenarnya. Akan tetapi, sebagai warga negara taat hukum, kami hadapi dia di pengadilan," kata Mehbob dalam keterangannya, Rabu, 24 Maret 2021.

    Mehbob mengatakan gugatan yang diajukan Jhoni kepada AHY tidak berdasar. Sebab, Jhoni Allen yang salah karena menjadi otak dari penyelenggaraan kongres luar biasa di Deli Serdang.

    Baca juga: Marzuki Alie Cs Cabut Gugatan Terhadap AHY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.