Kuasa Hukum AHY: Jhoni Allen Pelaku yang Sok Jadi Korban

Perwakilan Tim Kuasa Hukum Jhoni Allen menunjukkan berkas saat sidang perdana gugatan terhadap Agus Harimurti Yudhoyono di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 17 Maret 2021. Menurut keputusan hakim, sidang perdana tersebut ditunda hingga minggu depan. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator tim advokasi Demokrat, Mehbob, menegaskan akan membela habis-habisan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam menghadapi gugatan politikus Jhoni Allen Marbun.

Mehbob mengatakan Jhoni Allen pantas dipecat dari keanggotan partai. "Jhoni itu pelaku yang sok jadi korban. Jadi, gugatannya ngawur sebenarnya. Akan tetapi, sebagai warga negara taat hukum, kami hadapi dia di pengadilan," kata Mehbob dalam keterangannya, Rabu, 24 Maret 2021.

Mehbob mengatakan gugatan yang diajukan Jhoni tidak berdasar. Sebab, Jhoni yang salah karena menjadi otak dari penyelenggaraan kongres luar biasa di Deli Serdang.

Penyelenggaraan KLB tersebut, kata Mehbob, melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai, kode etik Partai Demokrat, dan pakta integritas partai.

Sekretaris Tim Advokasi DPP Partai Demokrat, Muhajir, mengatakan gugatan yang diajukan Jhoni Allen sebenarnya prematur.

Menurut dia, jika Jhoni tidak terima dengan pemecatannya, seharusnya melakukan upaya hukum di mahkamah partai, bukan langsung ke pengadilan. "Dia salah langkah, tindakannya prematur hukum," ujar Muhajir.

Hari ini, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggelar sidang gugatan Jhoni atas pemecatannya. "Hakim untuk menerima dan mengabulkan permohonan provisi secara keseluruhan serta memerintahkan Tergugat I (AHY) dan Tergugat II untuk tidak melakukan tindakan apa pun sampai dengan gugatan ini memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap," kata tim kuasa hukum saat membacakan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 24 Maret 2021.

Baca juga: Jhoni Allen Gugat AHY Rp 558 Miliar






Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

8 jam lalu

Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

Said Abdullah mengungkapkan bahwa Puan Maharani tetap akan berkunjung ke Partai Demokrat terlepas dari kritikan yang sering dilontarkan.


AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

18 jam lalu

AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

AHY mengatakan telah bertemu dengan Lukas Enembe kemarin. Dia mengungkapkan kader Partai Demokrat itu telah terkena 4 kali serangan stroke.


Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

19 jam lalu

Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

Partai Demokrat menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya sekaligus Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.


Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

19 jam lalu

Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.


Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

20 jam lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono membeberkan dua intervensi oleh elemen negara yang pernah dialami Lukas Enembe.


NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

21 jam lalu

NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

Partai NasDem menyebut pengumuman koalisi dan calon presiden yang akan diusung partai itu akan dilakukan pada 10 November 2022.


Koalisi PKS, NasDem dan Demokrat Diprediksi Alot Tentukan Cawapres

1 hari lalu

Koalisi PKS, NasDem dan Demokrat Diprediksi Alot Tentukan Cawapres

PKS, NasDem dan Demokrat disebut bisa sepakat soal Anies Baswedan sebagai capres, tetapi alot dalam menentukan siapa pendampingnya.


Soal Peluang Anies Baswedan Jadi Capres, Ini Kata PKS

1 hari lalu

Soal Peluang Anies Baswedan Jadi Capres, Ini Kata PKS

PKS tak membantah soal nama Anies Baswedan yang akan mereka usung sebagai calon presiden bersama NasDem dan Demokrat.


NasDem 90 Persen Usung Anies Baswedan, Koalisi Diumumkan November Mendatang

1 hari lalu

NasDem 90 Persen Usung Anies Baswedan, Koalisi Diumumkan November Mendatang

Anies Baswedan disebut sebagai calon presiden yang paling berpeluang untuk diusung oleh koalisi NasDem, Demokrat dan PKS.


NasDem Sebut Koalisi dengan PKS dan Demokrat Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

2 hari lalu

NasDem Sebut Koalisi dengan PKS dan Demokrat Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

Partai NasDem dan calon mitra koalisinya memilih berhati-hati daripada terburu-buru dalam meresmikan koalisi.