Menkes Budi Gunadi: Kita Bersyukur Dapat Vaksin AstraZeneca

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperlihatkan vaksin COVID-19 Astrazeneca saat vaksinasi kepada kyai Nahdlatul Ulama (NU) di Kantor PWNU Jatim di Surabaya, Jawa Timur, Selasa 23 Maret 2021. Vaksinasi Astrazeneca terhadap 100 kyai muda NU tersebut sebagai bentuk upaya untuk menangani pandemi COVID-19 sekaligus sosialisasi kepada masyarakat bahwa vaksin Astrazeneca aman dan halal. ANTARA FOTO/Moch Asim

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperlihatkan vaksin COVID-19 Astrazeneca saat vaksinasi kepada kyai Nahdlatul Ulama (NU) di Kantor PWNU Jatim di Surabaya, Jawa Timur, Selasa 23 Maret 2021. Vaksinasi Astrazeneca terhadap 100 kyai muda NU tersebut sebagai bentuk upaya untuk menangani pandemi COVID-19 sekaligus sosialisasi kepada masyarakat bahwa vaksin Astrazeneca aman dan halal. ANTARA FOTO/Moch Asim

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pesantren Lirboyo, kemarin. Para santri di salah satu pondok terbesar sekaligus tertua di Indonesia itu menjalankan vaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin AstraZeneca.

    Vaksinasi menyasar sekitar 150-200 santri serta pengurus ponpes dengan waktu pelaksanaan selama satu hari. “Terima kasih kepada teman-teman di Lirboyo telah berkenan warganya disuntik dengan vaksin AstraZeneca,” kata Budi Gunadi dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, Rabu, 24 Maret 2021.

    Budi mengatakan di masa kedaruratan sekarang ini vaksin yang tersedia adalah vaksin yang terbaik untuk digunakan. Pemerintah, ujar dia, harus mengombinasikan berbagai macam merek vaksin Covid-19 dalam rangka memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 untuk seluruh populasi sasaran. Sebab, tidak ada satu pun produsen vaksin di dunia ini yang dapat memenuhi seluruh permintaan negara-negara besar seperti Indonesia.

    “Kita bersyukur mendapatkan vaksin AstraZeneca, sehingga bisa lebih banyak rakyat Indonesia divaksin. Kita tidak boleh terlambat untuk melindungi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Budi.

    Semakin banyak yang divaksin, lanjut Budi, menegaskan pentingnya dukungan dari seluruh elemen masyarakat Indonesia mencapai terbentuknya kekebalan kelompok.

    Dia menargetkan seluruh santri dan pengurus pondok pesantren di Jawa Timur bisa segera mendapatkan suntikan vaksin. “Untuk itu penerimaan dari masyarakat terutama kyai dan ulama sangat penting, sekali lagi terima kasih,” tutur Menkes Budi saat menghadiri vaksinasi dengan vaksin AstraZeneca.

    Baca juga: Menkes Budi Gunadi Targetkan Peroleh 100 Juta Vaksin AstraZeneca

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.