Terlibat Tembakau Gorilla, Narapidana Cipinang Dipindah ke Nusakambangan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerbang masuk menuju Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Dok. TEMPO/Suryo Wibowo

    Gerbang masuk menuju Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Dok. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang dipindahkan ke Pulau Nusakambangan setelah terlibat dalam kasus peredaran tembakau gorilla antarprovinsi.

    "Ini bentuk keseriusan dan komitmen Pemasyarakatan dan Kementerian Hukum dan HAM dalam memberantas narkoba khususnya di dalam lapas dan rutan bersama-sama dengan Polri, BNN dan masyarakat," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Marcelina Budiningsih dalam keterangannya, Selasa, 23 Maret 2021.

    Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya sebelumnya mengungkap kasus home industry tembakau gorilla jaringan antarprovinsi. Dalam kasus ini, polisi menangkap tujuh pelaku berinisial HA, EM, M, RZ, NPS, RSW dan EA.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, para tersangka dikendalikan oleh napi berinisial V di salah satu lapas di Jakarta dengan peran sebagai koordinator.

    Dari hasil koordinasi dan penelusuran antara Polri dan Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM DKI, akhirnya Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta (Lapas Narkotika Cipinang) melakukan pemindahan terhadap napi bernama Furqon Agung Tirtayasa bin Muhammad Rozali.

    Marcelina mengatakan pemindahan ini merupakan langkah cepat sebagai antisipasi memutus mata rantai indikasi adanya pengendalian peredaran narkotika dari dalam lapas.

    Pemindahan narapidana juga dilaporkan berlangsung lancar, aman dan terkendali, serta menggunakan jalur darat. Pemindahan melibatkan pengawalan anggota Brimob dan didampingi dua orang petugas Lapas Narkotika Jakata dengan mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pemindahan Narapidana serta tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.