Gelar Doa Bersama, Demokrat Kubu AHY: Upaya Hukum Sudah, Menunggu Rida Tuhan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyerahkan surat dan pernyataan dari Majelis Tinggi Partai terkait tidak sahnya penyelengaraan KLB di Deli Serdang kepada Direktur Jenderal AHU Kemenkumham Cahyo R. Muzhar di Kemenkumham, Jakarta, 8 Maret 2021. Tempo/Friski Riana

TEMPO.CO, Bangkalan - Loyalis Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menggelar doa bersama.  

Anggota DPR RI dari Demokrat, Hasani Bin Zuber, mengatakan doa bersama ini untuk melawan pengambilalihan kepemimpinan partai lewat cara yang ilegal.

"Upaya hukum sudah, jalur politik sudah, kita sempurnakan dengan doa bersama mengharap rida Tuhan," kata Anggota Komisi VIII DPR itu, Senin, 22 Maret 2021.

Hasani yakin Kementerian Hukum dan HAM akan bijaksana melihat polemik. Sehingga semua keputusan pasti berdasar hukum dan undang-undang yang berlaku. Karena itulah, Hasani yakin KLB di Deli Serdang ilegal dan inkonstitusional karena tak ada alasan yuridis formil.

Menurut dia, Pasal 32 Undang-undang Partai Politik Nomor 2 Tahun 2011, mengatur perselisihan internal sebuah partai politik diselesaikan melalui Mahkamah Partai. Jika tak puas dengan hasil Mahkamah Partai, Pasal 33 membuka ruang jalur hukum melalui pengadilan negeri atau Mahkamah Agung. "Kalau merujuk undang-undang Partai Politik tidak ada dualisme kepemimpinan dalam partai politik," kata politikus partai Demokrat ini.

Baca juga: Pengamat Sebut Pemerintah Bunuh Diri Jika Kemenkumham Sahkan Demokrat Kubu Moeldoko 






Anies Baswedan Bungkam Soal Pertemuan Surya Paloh dengan Jokowi, Tapi Optimistis Koalisi Pendukungnya Solid

9 jam lalu

Anies Baswedan Bungkam Soal Pertemuan Surya Paloh dengan Jokowi, Tapi Optimistis Koalisi Pendukungnya Solid

Anies Baswedan tak mau menjawab pertanyaan soal pertemuan antara Surya Paloh dengan Presiden Jokowi pekan lalu.


Pakar Hukum UI Nilai KUHP Baru Pakai Bahasa Indonesia Kurangi Potensi Salah Tafsir

13 jam lalu

Pakar Hukum UI Nilai KUHP Baru Pakai Bahasa Indonesia Kurangi Potensi Salah Tafsir

Topo menambahkan, KUHP baru merupakan simplifikasi dari KUHP WvS.


Anies Baswedan Sudah Pegang Tiket Pilpres, Berikut Sosok yang Berpeluang Jadi Cawapres

14 jam lalu

Anies Baswedan Sudah Pegang Tiket Pilpres, Berikut Sosok yang Berpeluang Jadi Cawapres

Ini sejumlah nama yang berpeluang jadi wakil Anies Baswedan


Anak-Anak Presiden Main ke Politik dari Megawati, Tutut, Puan, AHY sampai Gibran

20 jam lalu

Anak-Anak Presiden Main ke Politik dari Megawati, Tutut, Puan, AHY sampai Gibran

Hampir semua anak Presiden RI terjun ke dunia politik mulai Megawati, Tutut hingga Gibran. Anak presiden siapa yang tak main ke dunia politik praktis?


Koalisi Pengusung Anies Baswedan: Berapa Persentase Presidential Threshold NasDem, Demokrat, dan PKS?

21 jam lalu

Koalisi Pengusung Anies Baswedan: Berapa Persentase Presidential Threshold NasDem, Demokrat, dan PKS?

Berapa persentase presidential threshold Nasdem, PKS, dan Drmokrat untuk mengusung Anies Baswedan bakal Capres 2024?


Mengenal Presidential Threshold 20 Persen dalam Pemilu 2024, Koalisi Anies Baswedan Sudah Cukup?

22 jam lalu

Mengenal Presidential Threshold 20 Persen dalam Pemilu 2024, Koalisi Anies Baswedan Sudah Cukup?

PKS menyebut Anies Baswedan telah memenuhi Presidential Threshold 20 persen setelah diusung 3 partai politik. Lantas apa itu Presidential Threshold?


Cara Cek NIK Anda Dicuri Parpol atau Tidak

1 hari lalu

Cara Cek NIK Anda Dicuri Parpol atau Tidak

Masih ada parpol tak bertanggung jawab yang mencatut NIK sejumlah orang. Berikut ini cara cek NIK online terdaftar anggota parpol atau tidak.


4 Fakta Terbaru Koalisi Perubahan Bakal Usung Anies Baswedan Jadi Capres

1 hari lalu

4 Fakta Terbaru Koalisi Perubahan Bakal Usung Anies Baswedan Jadi Capres

Sohibul Iman mengungkapkan PKS akhirnya secara resmi memberikan dukungan ke Anies Baswedan soal pencapresan. Apa saja update terbarunya?


Tim Anies Baswedan Bantah Ada Perjanjian dengan Prabowo Subianto Soal Pencalonan Presiden

2 hari lalu

Tim Anies Baswedan Bantah Ada Perjanjian dengan Prabowo Subianto Soal Pencalonan Presiden

Anies Baswedan disebut hanya memiliki perjanjian dengan Sandiaga Uno soal pembagian biaya kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.


Dukung Anies Baswedan Capres 2024, PKS: Memenuhi Semua Kriteria yang DItetapkan Majelis Syura

2 hari lalu

Dukung Anies Baswedan Capres 2024, PKS: Memenuhi Semua Kriteria yang DItetapkan Majelis Syura

PKS menyatakan Anies Baswedan memenuhi semua kriteria yang ditetapkan majelis syura mereka.