Kasus Korupsi Pembelian Tanah DKI, Anja Runtuwene Mangkir dari Panggilan KPK

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA

    Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene absen dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi pembelian tanah di DKI Jakarta. Dia meminta agar pemeriksaannya diundur pada Selasa, 23 Maret 2021.

    "Anja Runtuwene mengirimkan surat tertulis kepada Tim Penyidik KPK untuk diagendakan pemeriksaan ulang, besok," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Senin, 22 Maret 2021.

    Ali mengimbau agar Anja untuk kooperatif. Dia memintanya untuk datang. "KPK menghimbau dan mengingatkan pada yang bersangkutan untuk kooperatif hadir sebagaimana jadwal yang telah ditentukan tersebut," kata Ali.

    Sebelumnya, lembaga antikorupsi ini telah mengumumkan tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan tanah di daerah Munjul, Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada 2019.

    Meski belum diumumkan secara resmi, KPK diduga telah menetapkan Dirut Sarana Jaya Yoory C Pinontoan bersama Anja Runtuwene, Tommy Adrian pengurus PT Adonara Propertindo telah ditetapkan sebagai tersangka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto