Jokowi Memantau Vaksinasi di Jombang, Pelaksanaan Lancar

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Gubernur DIY Sri Sultan HB X (kanan) dan seniman Yogyakarta Butet Kartaredjasa (kedua kanan) meninjau vaksinasi untuk seniman di Padepokan Seni Bagong Kussudihardjo, Bantul, Rabu 10 Maret 2021. Dalam kunjungan itu Presiden Joko Widodo menyaksikan secara langsung proses vaksinasi COVID-19 bagi seniman di Yogyakarta. ANTARA FOTO/Diaz Firmansyah

    Presiden RI Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Gubernur DIY Sri Sultan HB X (kanan) dan seniman Yogyakarta Butet Kartaredjasa (kedua kanan) meninjau vaksinasi untuk seniman di Padepokan Seni Bagong Kussudihardjo, Bantul, Rabu 10 Maret 2021. Dalam kunjungan itu Presiden Joko Widodo menyaksikan secara langsung proses vaksinasi COVID-19 bagi seniman di Yogyakarta. ANTARA FOTO/Diaz Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan proses vaksinasi massal di Jombang, Jawa Timur sudah berjalan baik mulai dari tahap penyuntikan hingga observasi. Hal itu disampaikan presiden saat memberikan keterangan secara virtual, disela kegiatan meninjau proses vaksinasi massal di Pendopo Kabupaten Jombang, Jatim, Senin, 22 Maret 2021.

    "Kabupaten Jombang sampai sore ini masih dalam proses vaksinasi. Para kiai, ibu nyai kemudian juga petugas dan pelayan publik semuanya sudah berjalan alhamdulillah lancar mulai dari registrasi, penyaringan kemudian vaksinasi, penyuntikan dan observasi semua berjalan baik," ujar Jokowi.

    Presiden mengatakan sebelumnya pada pagi hari di Sidoarjo, ia juga bertemu para kiai sepuh dari Majelis Ulama Jawa Timur (MUI) yang menyampaikan bahwa Vaksin AstraZeneca bisa digunakan, halal dan toyyib.

    Presiden akan mendorong supaya lebih banyak lagi vaksin yang bisa didistribusikan di Provinsi Jawa Timur hingga masuk ke kabupaten dan kota. "Agar pelaksanaan vaksinasi bisa dipercepat untuk pondok pesantren, kiai, santri, kemudian petugas dan pelayan publik," kata Jokowi.

    Baca Juga: LPPOM MUI Tegaskan Temuan Unsur Babi Vaksin AstraZeneca Berdasar Kajian Ilmiah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.