Galih Suci Pratama, Rangkul Guru Majukan Kualitas Pendidikan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2020 Kategori Khusus: Pejuang Tanpa Pamrih Di Masa Pandemi COVID-19 Galih Suci Pratama memberi semangat kepada para guru SDN Sekaran 02 Semarang.

    Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2020 Kategori Khusus: Pejuang Tanpa Pamrih Di Masa Pandemi COVID-19 Galih Suci Pratama memberi semangat kepada para guru SDN Sekaran 02 Semarang.

    INFO NASIONAL -- “Digugu lan ditiru” adalah sebuah filosofi Jawa yang memiliki makna dalam yang menggambarkan besarnya sebuah tanggung jawab seorang guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Guru merupakan profesi yang menjadi model karakter kuat di tengah kehidupan masyarakat, terutama terkait perannya dalam keberlanjutan pendidikan di Indonesia.

    Sejak pandemi Covid-19 melanda seluruh penjuru dunia, UNESCO melaporkan hampir 1,6 miliar peserta didik di dunia terdampak penutupan sekolah, dimana 68 juta peserta didik ada di Indonesia. Namun di tengah masa sulit ini, kesanggupan para guru mengakomodasi anak didiknya merupakan hal yang patut diapresiasi karena ternyata terdapat banyak perjuangan yang dilakukan.

    Pandemi yang menuntut aktivitas belajar mengajar dilakukan dari rumah ini menguji kompetensi para guru  menyiasati penyampaian materi kepada para peserta didik. Tentu teknologi menjadi jembatan atas ketidakhadiran guru dan siswa di satu tempat yang sama. Namun, penyampaian materi kepada peserta didik terkadang tak berjalan mulus.

    Galih Suci Pratama, seorang guru muda di Semarang, Jawa Tengah, menjawab tantangan yang dihadapi rekan kerja seprofesinya dalam mengajar melalui metode daring. Aplikasi meeting online atau video conference yang memakan kuota besar jarang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, sehingga para guru hanya memberikan soal melalui aplikasi pesan singkat tanpa melakukan proses pengajaran kepada para siswa.

    Bersama dengan teman-temannya, Galih pun memelopori sebuah kanal di Youtube untuk menyampaikan materi kepada para peserta didik sebagai salah satu solusi dalam proses mengajar selama pandemi. Para guru dilatih bagaimana mengolah video, menghindari pelanggaran hak cipta hingga mengetahui peralatan apa saja yang perlu digunakan. Harapannya para guru dapat lebih kreatif dan lebih menyiapkan materi yang menarik dan lebih baik dalam sistem pengajaran pada era pandemi Covid-19.

    Majukan Kualitas Pembelajaran Kanal Youtube Pembelajaran SD Kota Semarang kini memiliki hampir 50.000 subscribers dalam waktu delapan bulan. Hal ini menjadi wujud nyata keberhasilan upaya Galih Suci Pratama. Sejak dirintis pada 13 Juli 2020, kanal Youtube Pembelajaran SD Kota Semarang sudah melibatkan 500 orang guru Semarang.

    Platform ini membagikan video pembelajaran untuk digunakan para siswa yang belajar dari rumah. Materi yang disampaikan pun beragam mulai dari pelajaran matematika, bahasa, agama, olahraga dan lain sebagainya yang dibagi berdasarkan kelas, tema, subtema pembelajaran masing-masing.

     “Tak ada keuntungan yang diambil dari monetisasi konten ini. Penghasilan dari kanal ini digunakan untuk pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan, beasiswa pengembang konten yang hasilnya akan kembali lagi ke siswa berupa santunan bagi yang membutuhkan,” kata pria kelahiran Banjarnegara tersebut.

    Karena upayanya membantu pengembangan kompetensi para guru di era pandemi membuat pria kelahiran tahun 1991 menjadi salah satu penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2020 Kategori Khusus: Pejuang Tanpa Pamrih Di Masa Pandemi Covid-19.

    Bahkan kanal Youtube Pembelajaran SD Kota Semarang telah menjadi referensi di sejumlah sekolah di Kinabalu, Malaysia dan Filipina. Galih berharap para guru dan murid di seluruh Indonesia terbantu  menyerap materi pelajaran dengan lebih mudah saat pandemi. Semangat Galih Suci Pratama berjuang merangkul guru memajukan kualitas pembelajaran sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto