Bareskrim Polri Kumpulkan Bukti Permulaan Cari Tindak Pidana di Kasus Sinarmas

Reporter

Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal Andi Rian saat ditemui Tempo pada Kamis, 4 Maret 2021. (Tempo/Andita Rahma)

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Reserse Kriminal atau Bareskrim Polri tengah mengumpulkan bukti permulaan atas laporan terhadap Komisaris Utama Sinarmas, Indra Widjaya dan Direktur Utama Sinarmas Sekuritas, Kokarjadi Chandra.

"Saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti permulaan untuk menentukan ada tidaknya peristiwa pidana," ujar Direktur Tindak Pidana Umum Brigadir Jenderal Andi Rian saat dikonfirmasi pada Senin, 22 Maret 2021.

Pengusaha batu bara asal Solo, Andri Cahyadi, melaporkan Indra dan Kokarjadi ke polisi atas dugaan penipuan, penggelapan, pemalsuan surat, dan tindak pidana pencucian uang pada 10 Maret 2021.

Kasus bermula saat perusahaan Andri, PT Exploitasi Energi Indonesia (Tbk), bekerja sama dengan PT Sinarmas dalam memasok batu bara untuk PLN. Kerja sama itu dimulai sejak 2015.

Menurut Andri, perusahaannya memiliki kontrak untuk memasok batu bara untuk PLN hingga 7 juta ton per tahun. Kontrak yang cukup besar itu membuatnya harus bekerja sama dengan perusahaan yang lebih besar. "Dalam kesepakatan, PT Sinarmas memasukkan orangnya sebagai direktur di perusahaan saya," katanya.

Hanya saja, selama tiga tahun bekerja sama, perusahaannya tidak kunjung mendapatkan hasil keuntungan. Bahkan, perusahaan dengan kode emiten CNKO itu justru dibebani utang hingga Rp 4 triliun. Kondisi itu membuat Andri sebagai Komisaris Utama PT Exploitasi Energi Indonesia enggan menandatangani laporan keuangan.

Tidak adanya laporan keuangan membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan saham PT Exploitasi Energi Indonesia sejak pertengahan tahun lalu. "Hingga saat ini masih di-suspend," katanya.

Pada Desember 2020 lalu, Andri semakin terkejut saat melihat sahamnya di perusahaan itu juga menyusut, dari 53 persen menjadi tinggal 9 persen.

Pengusaha batu bara ini mengaku menderita total kerugian hingga Rp 15,3 triliun akibat kejadian tersebut yang kini ditangani Bareskrim Polri. "Termasuk keuntungan yang tidak saya terima dan kehilangan saham," katanya. Padahal, perusahaan miliknya itu masih memegang kontrak memasok batu bara untuk PLN hingga 15 tahun ke depan.

ANDITA RAHMA

Baca: Polri Gelar Perkara Laporan Pengusaha Batu Bara terhadap Komut Sinarmas






Serupa Tapi Tak Sama, Waspadai Link Palsu Dengan Tampilan BCA

8 jam lalu

Serupa Tapi Tak Sama, Waspadai Link Palsu Dengan Tampilan BCA

Akses BCA mobile menggunakan aplikasi resmi, bukan melalui link mencurigakan. Jangan sembarang klik link mencurigakan dan selalu jaga kerahasiaan data pribadi perbankan.


Tim Jaksa Lakukan Pemeriksaan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs

1 hari lalu

Tim Jaksa Lakukan Pemeriksaan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs

Terdapat enam box plastik yang diserahkan di Kejasaan Agung. Barang bukti itu, kata dia, diverifikasi sebagai daftar berkas perkara Ferdy Sambo cs.


Tragedi Kanjuruhan, 23 Polisi dan 6 Panitia Penyelenggara Diperiksa

1 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, 23 Polisi dan 6 Panitia Penyelenggara Diperiksa

Polri telah menaikan status tragedi Kanjuruhan ke penyidikan.


Pembangkit Batu Bara di Eropa Kerek HBA Awal Oktober jadi USD 330,97 per Ton

1 hari lalu

Pembangkit Batu Bara di Eropa Kerek HBA Awal Oktober jadi USD 330,97 per Ton

Pengoperasian kembali pembangkit batu bara di sebagian negara Eropa turut mengerek permintaan batu bara global.


Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur LIB dan Ketua PSSI Jawa Timur

2 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur LIB dan Ketua PSSI Jawa Timur

Dedi berujar hingga sore ini, korban meninggal akibat tragedi Kanjuruhan berjumlah 125 orang.


Anggota DPRD Bantul Yang Ditangkap Polisi Diduga Berkaitan Jasa Makelar CPNS

2 hari lalu

Anggota DPRD Bantul Yang Ditangkap Polisi Diduga Berkaitan Jasa Makelar CPNS

Anggota DPRD yang juga menjabat Ketua Komisi D itu ditangkap paksa Polda DIY sejak Jumat, 30 September 2022.


Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

3 hari lalu

Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

Kejaksaan Agung menyebut penahanan Putri Candrawathi ini dilakukan untuk menghindari tersangka menghilangkan barang bukti.


Putri Candrawathi Titipkan Anak ke Keluarganya, Komnas PA: Jika Tidak Mampu, Pemerintah Bisa Take Over

4 hari lalu

Putri Candrawathi Titipkan Anak ke Keluarganya, Komnas PA: Jika Tidak Mampu, Pemerintah Bisa Take Over

Jika keluarga Putri Candrawathi tidak mampu merawat anak tersebut, negara bisa mengambil alih peran orang tua.


Reportase Pasca Putri Candrawathi Ditahan, Jurnalis Tempo Diusir Penjaga Rumah Ferdy Sambo

4 hari lalu

Reportase Pasca Putri Candrawathi Ditahan, Jurnalis Tempo Diusir Penjaga Rumah Ferdy Sambo

Jurnalis Tempo mencoba melihat kondisi rumah Ferdy Sambo di Jalan Saguling setelah Putri Candrawathi ditahan. Diusir penjaga rumah.


Banyak Sopir Truk Batu Bara yang Nakal, SPBU di Bengkulu Ini Tutup Layanan Pengisian Solar

4 hari lalu

Banyak Sopir Truk Batu Bara yang Nakal, SPBU di Bengkulu Ini Tutup Layanan Pengisian Solar

Penutupan layanan pengisian BBM bersubsidi jenis solar akibat adanya konflik antara petugas SPBU dengan sopir mobil truk.