Kasus Bansos, KPK Dalami Pemberian Uang ke Juliari Batubara Lewat 2 Vendor

Reporter

Mantan Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara, menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 29 Januari 2021. Juliari Peter Batubara, diperiksa sebagai tersangka dalam tindak pidana korupsi kasus menerima atau memberi suap sebesar Rp.14,5 miliar terkait Bantuan Sosial penanganan pandemi Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek di Kementerian Sosial Tahun 2020. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang pihak swasta dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bantuan sosial atau bansos Covid-19. Ketiganya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Juliari Batubara, eks menteri sosial.

"Saksi atas nama Tunggul dan Erwin dari PT Raksasa Bisnis Indonesia, dan Rini Ali dari PT Krishna Selaras Sejahtera," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis pada Sabtu, 20 Maret 2021.

Dua perusahaan itu, kata Ali, menjadi vendor dalam pengadaan bansos Covid-19. Melalui tiga saksi itu, penyidik mendalami pengetahuan proyek pengadaan tersebut.

"Serta mendalami dugaan adanya aliran sejumlah uang kepada tersangka JPB (Juliari Batubara) ke tersangka MJS (Matheus Joko Santoso)," kata Ali.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan mantan Menteri Sosial Juliari Batubara, dan dua PPK Kemensos Matheus Joko Santoso, serta Adi Wahyono menjadi tersangka penerima suap. KPK menduga Juliari menarik komitmen fee sebesar Rp 10 ribu dari setiap bansos yang disalurkan di wilayah Jabodetabek.

Dua pengusaha yang telah didakwa memberikan suap dalam kasus bansos adalah Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja. Meski demikian, Juliari Batubara diduga menerima duit tak cuma dari pengusaha tersebut. KPK menduga total uang yang telah diterima Juliari dalam kasus korupsi bansos Covid-19 ini adalah Rp 17 miliar.

ANDITA RAHMA

Baca: KPK Menyita Sepeda Brompton dari Sekjen Kemensos






KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

13 jam lalu

KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

KPK resmi melimpahkan perkara korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Berkas atas nama terdakwa Irfan Kurnia Saleh.


Bantuan Kartu Prakerja Naik Jadi Rp 4,2 Juta Tapi Insentif Turun di 2023, Begini Penjelasannya

17 jam lalu

Bantuan Kartu Prakerja Naik Jadi Rp 4,2 Juta Tapi Insentif Turun di 2023, Begini Penjelasannya

Pemerintah memutuskan menaikkan bantuan yang diterima oleh peserta Kartu Prakerja menjadi Rp 4,2 juta mulai tahun 2023. Begini penjelasan detailnya.


Cara Lapor BSU Rp 600 Ribu yang Belum Cair Lewat Situs Kemnaker.go.id

19 jam lalu

Cara Lapor BSU Rp 600 Ribu yang Belum Cair Lewat Situs Kemnaker.go.id

Cara lapor belum dapat BSU atau BSU belum cair bagi Anda yang berhak menerima bantuan Rp600 ribu lewat situs Kemnaker


KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

20 jam lalu

KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

KPK meminta istri dan anak Gubernur Papua Lukas Enembe untuk kooperatif.


Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

23 jam lalu

Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

Istri dan anak Lukas Enembe absen dari pemeriksaan KPK tanpa alasan yang jelas.


KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

1 hari lalu

KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

Dodi Reza Alex divonis 6 tahun penjara. Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan kemudian mengurangi hukuman itu menjadi 4 tahun saja.


Yandri Susanto Dukung Kemensos di Program Bantuan Air Bersih

1 hari lalu

Yandri Susanto Dukung Kemensos di Program Bantuan Air Bersih

Wakil Ketua MPR RI H. Yandri Susanto, S.Pt mengapresiasi Program Pemberdayaan Masyarakat Tentang Air Bersih (PPMTAB) Kementerian Sosial (Kemensos) RI dibawah kepemimpinan Menteri Sosial Tri RismaHarini.


KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

1 hari lalu

KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

KPK menduga ada anggota DPR periode 2009-2014 dan pihak lainnya yang menerima suap Rp 100 miliar.


KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

1 hari lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.