Kemenkes Sebut Ada 57 Ribu Calon Jemaah Haji Ikut Vaksinasi Covid-19

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga lansia menunggu di ruang observasi saat kegiatan Sentra Vaksinasi Bersama COVID-19 di Istora Senayan, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Warga lansia menunggu di ruang observasi saat kegiatan Sentra Vaksinasi Bersama COVID-19 di Istora Senayan, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mulai melakukan vaksinasi Covid-19 bagi calon jemaah haji sembari menunggu keputusan pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji. Vaksinasi pertama bagi 465 jemaah haji lansia telah dilaksanakan di stadion Wijaya Mukti, Bekasi, Jawa Barat, kemarin.

    Sekjen Kemenkes RI, Oscar Primadi, mengatakan bahwa calon jemaah haji tersebut masuk dalam skema vaksinasi lansia yang sedang berlangsung saat ini.

    "Tercatat lebih dari 57 ribu lansia calon jemaah haji yang seluruhnya disiapkan vaksinasinya. Sehingga bila ada pengumuman dapat berangkat haji tahun 2021, semua sudah siap," kata Oscar dikutip dari laman resmi Kemenkes, Sabtu, 20 Maret 2021.

    Ihwal kuota jemaah haji, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI Eka Jusup Singka mengatakan bahwa Indonesia masih menunggu ketetapan pemerintah Arab Saudi.

    “Sambil menunggu, kita melaksanakan persiapan. Salah satunya adalah vaksinasi Covid-19 dan menjalankan protokol kesehatan. Ini harus menjadi komitmen semua pihak," kata Eka.

    Ia melanjutkan saat ini seluruh dunia masih menunggu informasi dari Arab Saudi terkait pelaksanaan haji tahun ini. "Namun demikian Kementerian Kesehatan RI telah menyiapkan seluruhnya mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga vaksinasi (bagi jemaah haji)," tuturnya.

    Baca juga: Haji 2021: Arab Saudi Hanya Izinkan Orang yang Sudah Divaksin

    DEWI NURITA

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.