Kejar Pariwisata Bali Kembali Ramai, Kapolri Minta Kebut Vaksinasi Covid-19

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kiri) bersama Ketua Umum LDII Chriswanto Santoso (kedua kanan) bersiap memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII), Jakarta, Selasa 9 Maret 2021. Pertemuan tersebut membahas upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta percepatan pemulihan ekonomi dan sosial Indonesia pada masa pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kiri) bersama Ketua Umum LDII Chriswanto Santoso (kedua kanan) bersiap memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII), Jakarta, Selasa 9 Maret 2021. Pertemuan tersebut membahas upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta percepatan pemulihan ekonomi dan sosial Indonesia pada masa pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta program vaksinasi Covid-19 di Bali dikebut. Hal itu dilakukan agar pariwisata di Bali kembali menggeliat.

    "Program vaksin ini dikeroyok agar cepat selesai, karena Bali sebagai tujuan wisata yang berdampak ekonomi. Ajak masyarakat untuk disiplin memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak," kata Listyo Sigit melalui keterangan tertulis pada Jumat, 19 Maret 2021. 

    Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta jajaran TNI-Polri menginventarisasi fasilitas kesehatan untuk proses vaksinasi dan membentuk vaksinator.

    "Tempat untuk vaksin di kantor TNI-Polri atau tempat lain. Terimakasih atas pelaksanaannya. Tetap gunakan masker walau sudah divaksin," ucap Hadi. 

    Hari ini, 19 Maret 2021, Kapolri Listyo Sigit dan Hadi meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anggota TNI-Polri di Gedung Olahraga Praja Kepawon Kodam Udayana Bali. Sebanyak 1.380 personel TNI-Polri berpartisipasi menjalani vaksin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.