Kemenkes Pertimbangkan Rekomendasi MUI Soal Vaksinasi di Malam Ramadan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis bersiap menyuntikan vaksin COVID-19 tahap pertama kepada warga lanjut usia (lansia) di Tegal Alur, Jakarta, 16 Maret 2021. Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat menargetkan pemberian vaksinasi Covid-19 pada sekitar 203.000 lanjut usia atau lansia.  TEMPO/Fajar Januarta

    Petugas medis bersiap menyuntikan vaksin COVID-19 tahap pertama kepada warga lanjut usia (lansia) di Tegal Alur, Jakarta, 16 Maret 2021. Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat menargetkan pemberian vaksinasi Covid-19 pada sekitar 203.000 lanjut usia atau lansia. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan menyebut rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal  pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di malam hari saat Ramadan, akan dibahas lebih lanjut oleh pemerintah.

    "Nanti akan kita matangkan, didiskusikan lebih lanjut. Pengaturannya nanti seperti apa, kemudian juga kita tidak mau nanti justru kalau siang hari kita sudah melakukan vaksinasi, malam hari kita juga membuka vaksinasi, siapa yang akan datang? Karena juga sebagian melakukan ibadah malam hari," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam diskusi virtual yang ditayangkan ulang, Kamis, 18 Maret 2021.

    Kemenkes, lanjut Nadia, harus mempertimbangkan aspek visibilitas pelaksanaan vaksinasi pada Ramadan mendatang. "Apakah kita buka pukul 9 malam atau bagaimana, kita lihat visibilitas dan sebagainya, tapi itu memungkinkan," tuturnya.

    Komisi Fatwa Mejelis Ulama Indonesia (MUI) sebelumnya telah menetapkan fatwa bahwa vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa. 

    "Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa," demikian bunyi Fatwa MUI yang diputuskan dalam rapat pleno, Selasa, 16 Maret 2021.

    Dalam fatwa tersebut juga disebutkan, hukum melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan cara injeksi intramuscular adalah boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya (dlarar).

    Sehubungan dengan hal tersebut, Komisi Fatwa MUI merekomendasikan, pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada saat Ramadan untuk mencegah penularan wabah Covid-19 dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa. 

    MUI merekomendasikan pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada malam hari di bulan Ramadan terhadap umat Islam, karena pada siangnya berpuasa dan dikhawatirkan menyebabkan bahaya akibat lemahnya kondisi fisik. 

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.