Resmikan 2 Bandara Sekaligus, Jokowi: Semoga Memicu Sentra Ekonomi Baru

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Indonesia, Joko Widodo saat menghadiri peresmian Bendungan Napun Gete, Kabupaten Sikka, NTT, 23 Februari 2021. Foto/youtube.com

    Presiden Indonesia, Joko Widodo saat menghadiri peresmian Bendungan Napun Gete, Kabupaten Sikka, NTT, 23 Februari 2021. Foto/youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi meresmikan dua bandara sekaligus pada Kamis, 18 Maret 2021. Pertama Bandara Toraja di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kemudian Bandara Pantar yang terletak di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Adapun Bandara Pantar diresmikan secara virtual dari Bandara Toraja.

    "Semoga dua bandara ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lebih banyak lagi lapangan kerja dan memicu menghidupkan sentra-sentra ekonomi baru," ujar Jokowi seperti disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 18 Maret 2021.

    Bandara Pantar dibangun sejak 2014 dan sudah beroperasi saat ini. Setiap tahun, Bandara Pantar mampu melayani 35 ribu penumpang. Presiden berharap Bandara Pantar dapat menjadi alternatif infrastruktur penghubung ke Kabupaten Alor, terutama jika penggunaan moda laut tidak memungkinkan.

    “Ini juga sebuah bandara yang sangat penting, sehingga kalau cuaca lewat laut kurang bersahabat, bisa gunakan bandara ini,” ujarnya.

    ADVERTISEMENT

    Sementara Bandara Toraja telah beroperasi sejak tanggal 4 September 2020 dan telah dilayani secara regular oleh dua maskapai yaitu Wings Air dan Citilink yang melayani penerbangan reguler dengan rute Makassar-Toraja dan sebaliknya.

    Bandara Toraja memiliki panjang runway 2000 m x 30 m, dan bisa didarati oleh pesawat Sejenis ATR 72-500/600. Memiliki terminal penumpang dengan luas 1.152 m² yang dapat melayani 45.000 penumpang per tahun.

    Bandara yang diresmikan Jokowi ini menghabiskan biaya sekitar Rp800 miliar. Biaya yang besar ini karena harus memotong tiga bukit untuk membangun landasan pacu. Sehingga bandara ini berada di atas bukit, dan panjang landasannya 2.000 meter. 

    Baca juga: Jokowi Bilang Bandara Toraja Habiskan Rp 800 Miliar, Memotong 3 Bukit

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...