Demokrat Anggap Gugatan Jhoni Allen Rp 55,8 Miliar Tak Relevan Dibicarakan

Sekjen Partai Demokrat versi KLB Jhonny Allen saat memberikan keterangan pers terkait urgensi KLB Sibolangit di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis, 11 Maret 2021. Dalam keterangannya Jhonny mengatakan pengurus Partai Demokrat versi KLB akan melaporkan AHY ke kepolisian atas dugaan pemalsuan mukadimah AD/ART partai. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menganggap gugatan Jhoni Allen Marbun yang menuntut ganti rugi Rp 55,8 miliar atas pemecatannya dari partai tak relevan dibicarakan. Dia mengatakan, Demokrat meyakini gugatan Jhoni Allen bakal ditolak oleh hakim Pengadilan Jakarta Pusat, tempat perkara itu didaftarkan.

"Berapa pun besar gugatan ganti rugi Jhoni Allen tidak menjadi relevan untuk dibicarakan," kata Herzaky dalam keterangannya, Kamis, 18 Maret 2021.

Herzaky mengatakan proses pemecatan Jhoni Allen dan enam kader Demokrat lainnya telah melalui proses dan mekanisme yang diatur oleh aturan internal partai. Aturan tersebut, kata dia, merujuk pada Undang-undang Nomor 2 Tahun 2008 dan UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik dan telah disahkan Kementerian Hukum dan HAM pada 18 Mei 2020.

Maka dari itu, Herzaky mengatakan Demokrat menilai proses pemberhentian tetap Jhoni Allen sah secara hukum. Herzaky juga meyakini pengadilan, sebagai benteng terakhir penjaga keadilan dan demokrasi, bakal memutus perkara tersebut dengan seadil-adilnya, obyektif, dan berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia.

"Kami punya keyakinan gugatannya bakal ditolak karena apa yang kami lakukan sudah sesuai dengan hukum," kata Herzaky.

Baca: Polemik KLB Deli Serdang, Demokrat Doakan Yasonna Sehat dan Tetap Cerdas

Jhoni Allen sebelumnya dipecat lantaran dianggap menjadi aktor gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat dari Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Herzaky pun menyebut para kader yang dipecat itu selama ini bersikap manipulatif dan intimidatif, mengumbar kabar bohong, dan melakukan perbuatan melawan hukum.

Ia menilai justru kontradiktif jika kini mereka bicara soal hukum dan menuntut partai. "Hanya tetap akan kami hadapi," ujar dia.

Jhoni Allen menggugat pemecatannya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Panjaitan menjadi tergugat dalam perkara ini.

Jhoni Allen menuntut para tergugat membayar ganti rugi sebanyak Rp 55,8 miliar. Perhitungan ganti rugi didasarkan atas kerugian material dan imaterial pemecatan Jhoni dari partai berlambang mercy itu.

BUDIARTI UTAMI PUTRI | ROSSENO AJI






PKS Ungkap AHY dan Khofifah Bisa Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024

12 jam lalu

PKS Ungkap AHY dan Khofifah Bisa Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024

Menurut PKS lumbung suara terbesar Anies Baswedan ada di Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera, dan Banten. Pasangannya harus kuat di Jateng dan Jatim.


Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

1 hari lalu

Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

Agung Baskoro menilai deklarasi Anies sebagai sebagai capres oleh NasDem bakal membuat poros politik yang eksis semakin mengerucut.


5 Fakta di Balik Kemenangan SBY dan JK Pada Pilpres 2004, Memicu Renggang dengan Megawati?

1 hari lalu

5 Fakta di Balik Kemenangan SBY dan JK Pada Pilpres 2004, Memicu Renggang dengan Megawati?

Hari ini, 4 Oktober 2004 diumumkan kemenangan SBY - JK sebagai presiden dan wapres periode 2004 - 2009. Berikut beberapa fakta menariknya.


Setelah NasDem, Relawan Anies Yakin PKS dan Demokrat Bakal Menyusul Deklarasi

1 hari lalu

Setelah NasDem, Relawan Anies Yakin PKS dan Demokrat Bakal Menyusul Deklarasi

Relawan Anies, Sekretariat Kolaborasi Indonesia yakin akan ada partai susulan yang segera mendeklarasikan dukungan terhadap Anies sebagai capres


Partai NasDem Tawarkan Anies Baswedan ke Calon Koalisi, Surya Paloh: Calon Kami Ganteng Apa Kagak?

2 hari lalu

Partai NasDem Tawarkan Anies Baswedan ke Calon Koalisi, Surya Paloh: Calon Kami Ganteng Apa Kagak?

Surya Paloh menyatakan akan menawarkan Anies Baswedan ke calon mitra koalisinya, PKS dan Partai Demokrat.


Mahkamah Agung Tolak Kasasi Moeldoko di Kasus KLB Partai Demokrat

2 hari lalu

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Moeldoko di Kasus KLB Partai Demokrat

MA menolak kasasi yang diajukan Kepala Staf Presiden atau KSP Moeldoko dalam kasus Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumut.


Partai Demokrat Ungkap Kedekatan Anies Baswedan dengan AHY

2 hari lalu

Partai Demokrat Ungkap Kedekatan Anies Baswedan dengan AHY

AHY disebut-sebut bakal disodorkan menjadi cawapres oleh Partai Demokrat untuk mendampingi Anies Baswedan.


Surya Paloh Yakin PKS dan Demokrat Bersatu Usung Anies Baswedan Capres 2024

2 hari lalu

Surya Paloh Yakin PKS dan Demokrat Bersatu Usung Anies Baswedan Capres 2024

Ketua Umum NasDem Surya Paloh mengungkapkan hubungan dengan PKS dan Demokrat baik dan semakin dekat. Menurut dia Anies Baswedan yang terbaik.


NasDem Serahkan Pemilihan Cawapres kepada Anies Baswedan

2 hari lalu

NasDem Serahkan Pemilihan Cawapres kepada Anies Baswedan

Surya Paloh mengatakan akan menyerahkan pilihan cawapres kepada Anies Baswedan


Partai Demokrat Sambut Baik Anies Baswedan Jadi Capres Partai NasDem

2 hari lalu

Partai Demokrat Sambut Baik Anies Baswedan Jadi Capres Partai NasDem

Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief mengatakan partainya menyambut positif deklarasi Anies Baswedan menjadi capres dari Partai NasDem.