Vaksin AstraZeneca Kedaluwarsa Mei, Ini Strategi Kemenkes

Karyawan memeriksa "envirotainer" berisi vaksin COVID-19 AstraZeneca saat tiba di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Senin, 8 Maret 2021. Sebanyak 1,1 juta dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca bagian awal dari batch pertama skema kerja sama global untuk vaksin dan imunisasi (GAVI) COVAX Facility tiba di Bio Farma yang selanjutnya akan diproses dan didistribusikan guna mempercepat target vaksinasi yang merata ke seluruh penduduk Indonesia. ANTARA FOTO/Novrian Arbi

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca yang tiba di Indonesia pada 8 Maret lalu, akan kedaluwarsa pada Mei. Apalagi, BPOM belum mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin ini. 

Persoalannya, vaksin tersebut punya interval penyuntikan yang berbeda dengan vaksin lain, yakni 9-12 minggu dari suntikan pertama. Sehingga, tahap penyuntikan harus berpacu dengan waktu kedaluwarsa.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, Kemenkes harus menunggu rekomendasi dari BPOM sebelum vaksin ini bisa disuntikkan.

"Kita tahu bahwa Badan POM bukan hanya mengeluarkan izin penggunaan darurat, tetapi juga mengatur tentang indikasi, serta rentang waktu yang paling optimal untuk mendapatkan imunogenitas yang terbaik," kata Nadia dalam keterangannya yang dikutip Rabu, 17 Maret 2021.

Apabila BPOM tetap menganjurkan dosis kedua AstraZeneca harus diberikan dalam rentang waktu 9-12 minggu, kata Nadia, maka 1,1 juta dosis vaksin hanya akan digunakan untuk penyuntikan dosis pertama saja.

Sehingga, kata Nadia, untuk pemberian dosis vaksin Covid-19 kedua, akan menggunakan AstraZeneca yang datang di-batch berikutnya. "Jadi kita akan berikan seluruh vaksin (yang tiba pada 8 Maret) pada dosis pertama," tuturnya.

Saat ini, Kemenkes menghentikan sementara distribusi vaksin AstraZeneca. BPOM, bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), dan para ahli sedang meneliti lebih lanjut penggunaan vaksin ini. Salah satu poin yang dievaluasi terkait kriteria calon penerima. Hal ini dilakukan menyusul adanya dugaan kejadian ikutan paska imunisasi berupa pembekuan darah di sejumlah negara Eropa akibat penyuntikan vaksin tersebut.

Baca juga: Kemenkes Sebut Distribusi Vaksin AstraZeneca Hanya Ditunda Bukan Dihentikan






Tingkatkan Perhatian Terkait BPA dan Kesehatan

1 hari lalu

Tingkatkan Perhatian Terkait BPA dan Kesehatan

Tren migrasi BPA dari galon polikarbonat yang beredar sudah masuk tahap mengkhawatirkan


Hong Kong Tarik Mie Sedaap Korean Spicy Chicken karena Mengandung Pestisida, di Indonesia?

4 hari lalu

Hong Kong Tarik Mie Sedaap Korean Spicy Chicken karena Mengandung Pestisida, di Indonesia?

Pemerintah Hong Kong meminta para penjual Mie Sedaap Korean Spicy Chicken untuk berhenti memasarkan produk itu. Bagaimana keamanannya di Indonesia?


Kemenkes Masih Wajibkan Vaksin Meningitis Jamaah Umrah Meski Saudi Cabut Syarat

5 hari lalu

Kemenkes Masih Wajibkan Vaksin Meningitis Jamaah Umrah Meski Saudi Cabut Syarat

Polemik vaksin meningitis ini mencuat setelah sejumlah jemaah umrah dari Bandara Juanda, Surabaya, gagal berangkat. Pasokan menipis.


Kemenkes Stok Ulang Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umroh Awal Oktober

5 hari lalu

Kemenkes Stok Ulang Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umroh Awal Oktober

Menipisnya stok vaksin meningitis ini sempat berdampak pada batalnya keberangkatan sejumlah jemaah umrah dari Bandara Juanda, Surabaya.


Wings Group Buka Suara soal Mie Sedaap yang Ditarik dari Pasar Hong Kong

7 hari lalu

Wings Group Buka Suara soal Mie Sedaap yang Ditarik dari Pasar Hong Kong

Wings Group Indonesia menjelaskan Mie Sedaap diproduksi dengan menaati regulasi dari badan terkait untuk memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku.


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

10 hari lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


Kementerian Kesehatan Tetapkan 3 Lab UI Jadi Pusat Riset Vaksin

10 hari lalu

Kementerian Kesehatan Tetapkan 3 Lab UI Jadi Pusat Riset Vaksin

Kementerian Kesehatan meluncurkan laboratorium jejaring OIC CoE untuk mendukung tercapainya tujuan kemandirian produksi vaksin.


Mengenal Bahaya Antioksidan Buatan

14 hari lalu

Mengenal Bahaya Antioksidan Buatan

Antioksidan buatan berbahaya bila dikonsumsi berlebihan.


Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar, Direktur RSUP Surakarta: 60 Persen Sudah Penuhi 12 Kriteria

14 hari lalu

Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar, Direktur RSUP Surakarta: 60 Persen Sudah Penuhi 12 Kriteria

RSUP Surakarta menjadi salah satu rumah sakit yang menerapkan uji coba kelas rawat inap standar untuk pasien dengan hak kelas 2 dan kelas 3.


Skema Pembayaran Baru Siap Diujicobakan di 40 Serang

16 hari lalu

Skema Pembayaran Baru Siap Diujicobakan di 40 Serang

BPJS Kesehatan bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI siap mengujicobakan sistem pembayaran dengan skema Belanja Kesehatan Strategis Kesehatan Ibu dan Anak (BKS KIA) di 40 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) wilayah Kabupaten/Kota Serang.