Buka Kongres XXXI, Jokowi: Kabinet Indonesia Maju Dipenuhi Kader HMI

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima penyematan kain ulos oleh Ketua Dewan Penasihat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Akbar Tandjung (kiri) dan anak pendiri HMI Lafran Pane, Iqbal Pane (kanan) saat Peringatan 72 tahun HMI  di kediaman Akbar Tanjung, Jakarta, Selasa, 5 Februari 2019. Acara ini juga digelar sebagai syukuran pemberian gelar pahlawan nasional kepada Lafran Pane. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima penyematan kain ulos oleh Ketua Dewan Penasihat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Akbar Tandjung (kiri) dan anak pendiri HMI Lafran Pane, Iqbal Pane (kanan) saat Peringatan 72 tahun HMI di kediaman Akbar Tanjung, Jakarta, Selasa, 5 Februari 2019. Acara ini juga digelar sebagai syukuran pemberian gelar pahlawan nasional kepada Lafran Pane. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka acara Kongres XXXI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tahun 2021 secara daring dari Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 17 Maret 2021. Jokowi menyebut, dirinya mengenal HMI sebagai organisasi yang banyak melahirkan tokoh umat dan pemimpin bangsa. Di Kabinet Indonesia Maju bahkan, ujarnya, dipenuhi banyak kader hijau hitam.

    "Kabinet Indonesia Maju ini dipenuhi oleh banyak sekali kader-kader HMI. Saya sebutkan, Menkopolhukam Prof Mahfud Md, Menko PMK Prof Muhadjir," ujar Jokowi dalam sambutannya.

    Selain dua Menko-nya itu, Jokowi melanjutkan, ada Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali, Kepala Bappenas/Menteri PPN Suharso Monoarfa, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

    "HMI semuanya, mungkin ada yang enggak saya sebut. Tapi ini sudah...bukan banyak, tapi terlalu banyak," ujar Jokowi.

    Dengan potensi besar yang dimiliki, Jokowi berharap HMI mampu mewujudkan cita-cita besar para pendiri untuk menyelaraskan ke-Islaman dan ke-Indonesiaan dengan semangat pembaruan, memperkokoh persatuan bangsa di tengah keberagaman, dan menjadi pilar penyokong integrasi bangsa.

    Ia mengingatkan, tantangan ke depan semakin besar, perubahan sangat cepat pada era disrupsi ini. "Kita  tidak boleh terpaku hanya pada kebesaran-kebesaran masa lalu. Kita harus terus mengasah kepekaan, adaptif terhadap perubahan, lincah terhadap perubahan, sigap mengambil keputusan dan cepat, dan cerdas dalam bertindak," ujar Jokowi.

    Jokowi mengatakan percaya HMI bisa menjadi lokomotif kemajuan bangsa. Dan lebih aktif menyiapkan, melahirkan SDM unggul. Serta mencetak dan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang akan mengantar bangsa ini siap berkompetisi dalam era kompetisi sekarang ini dan semakin maju menjadi pemenang. "Yakin usaha sampai," tutur Jokowi.

    Baca juga: Alasan HMI Bakal Kawal Pelantikan Presiden Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto