Jokowi: Selamat Hari Perawat Nasional, Terima Kasih Setahun Mengasuh Pasien Covid-19

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) meneriakan yel-yel sebelum melakukan pergantian jadwal perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa, 26 Januari 2021. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) meneriakan yel-yel sebelum melakukan pergantian jadwal perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa, 26 Januari 2021. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengucapkan Selamat Hari Perawat Nasional 2021. Jokowi menyampaikan terima kasih kepada para perawat yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.

    "Setahun Indonesia dalam serangan pandemi, setahun pula perawat-perawat Indonesia berada di garis terdepan, mengasuh dan melayani pasien Covid-19 di ruang-ruang perawatan pada pusat-pusat layanan kesehatan di negeri ini," ujar Presiden di akun Instagram-nya @jokowi, Rabu, 17 Maret 2021.

    Jokowi mengapresiasi dedikasi para tenaga kesehatan yang tak kenal lelah merawat pasien, kendati harus berhadapan dengan virus Corona.

    "Di balik masker yang terpasang ketat, mereka tetap tersenyum, berbicara dengan lembut, dan tangguh mengemban amanah profesi. Terima kasih para perawat Indonesia," tuturnya.

    Peringatan Hari Perawat Nasional diambil dari terbentuknya Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) pada 17 Maret 1974.

    Di Indonesia, sebelum PPNI terbentuk, ada banyak organisasi perawat. Seperti; Perkumpulan Kaum Verpleger fster Indonesia (PKVI), Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Perawat Indonesia (PPI), dan Ikatan Perawat Indonesia (IPI). Mereka kemudian sepakat melebur.

    Baca juga: Menkes Bolehkan Perawat Belum Punya STR untuk Bekerja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.